Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
PEJABAT Kanada sedang mempertimbangkan untuk menandai Proud Boys sebagai organisasi teroris bersama kelompok-kelompok seperti Boko Haram, ISIS, dan Al-Qaida, usai terlibat dalam serangan massa di Capitol AS minggu lalu.
Menteri Keamanan Publik Kanada mengatakan bahwa pihaknya mengawasi Proud Boys dan ekstremis brutal yang bermotivasi ideologis dalam kelompok tersebut.
“Mereka ialah kelompok supremasi kulit putih, antisemit, Islamofobia, misoginis. Mereka semua penuh kebencian. Mereka semua berbahaya," kata Menteri Keamanan Publik Bill Blair.
"Kami bekerja dengan sangat rajin untuk memastikan di mana bukti tersedia, di mana kami memiliki intelijen, bahwa kami akan menangani organisasi tersebut secara tepat,” imbuhnya.
Kantor Menteri belum mengatakan kapan penentuan status kelompok tersebut sebagai kelompok teror akan dibuat.
Seruan untuk menunjuknya sebagai kelompok teroris pertama kali dibuat minggu lalu oleh Jagmeet Singh, pemimpin partai Demokrat Baru, yang menuduh Proud Boys membantu mengeksekusi tindakan terorisme domestik ketika massa menyerbu Capitol.
“Pendiri mereka orang Kanada. Mereka beroperasi di Kanada, sekarang,” cuit Singh dalam Twitter.
The Proud Boys didirikan pada 2016 oleh Gavin McInnes dari Kanada, salah satu pendiri majalah Vice. Grup tersebut dilarang oleh Facebook dan Instagram pada Oktober 2018 setelah melanggar kebijakan kebencian platform dan diklasifikasikan sebagai organisasi ekstremis oleh FBI.
Bertahun-tahun setelah itu, kelompok itu telah menjadi tokoh sentral dalam gerakan supremasi kulit putih yang kejam di AS dan anggotanya memandang Donald Trump sebagai sekutu utama. Penunjukannya sebagai teroris di Kanada berarti bahwa aset kelompok tersebut dapat disita oleh otoritas Kanada, meskipun kelompok tersebut tidak mungkin memiliki aset besar dan tersembunyi.
Namun mantan Analis Badan Intelijen Keamanan Kanada Jessica Davis mengatakan, dampak lanjutannya bisa lebih signifikan. "Bank dan perusahaan seperti PayPal mungkin tidak ingin berbisnis dengan siapa pun yang telah diketahui sebagai anggota Proud Boys. Perusahaan semacam ini sangat menghindari risiko," kata Davis yang juga pakar terorisme.
Pada 2019, pemerintah Kanada menambahkan dua kelompok neo-Nazi, yakni Blood & Honor dan Combat 18 ke dalam daftar terorismenya. Hal tersebut menunjukkan bahwa mereka melihat ancaman yang berkembang dari organisasi sayap kanan. (The Guardian/OL-14)
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Marion Thénault raih emas Ski Aerial putri Olimpiade 2026. Cek hasil lengkap, skor, dan kronologi jatuhnya juara bertahan Xu Mengtao di sini.
PM Mark Carney mengunjungi kota Tumbler Ridge pasca penembakan maut yang menewaskan 8 orang. Simak pesan solidaritas nasional dan kesaksian haru keluarga korban.
Tragedi penembakan sekolah di Tumbler Ridge, Kanada, menyisakan tanya setelah terungkap polisi pernah mendatangi rumah pelaku terkait kesehatan mental dan senjata.
DPR AS melakukan pemungutan suara untuk mencabut tarif impor produk Kanada yang diterapkan Donald Trump.
Penembakan massal mengguncang Tumbler Ridge, British Columbia. Sembilan orang tewas, termasuk siswa dan guru.
Enrique Tarrio, mantan ketua Proud Boys yang dihukum karena konspirasi hasutan terkait peristiwa 6 Januari, mendapatkan pengampunan penuh dari Presiden Donald Trump.
Mantan pemimpin milisi sayap kanan Proud Boys Enrique Tarrio divonis penjara 22 tahun atas perannya dalam serangan ke Capitol AS.
Jaksa mengatakan Joe Biggs adalah figur kunci dalam konspirasi untuk mengagalkan kemenangan Joe Biden di Pemilu AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved