Jumat 04 Desember 2020, 09:02 WIB

Prancis Akan Gratiskan Vaksinasi Covid-19 Untuk Warganya

Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
Prancis Akan Gratiskan Vaksinasi Covid-19 Untuk Warganya

BENOIT TESSIER / POOL / AFP)
Perdana Menteri Jean Castex

 

PRANCIS akan menyediakan vaksinasi covid-19 gratis bagi seluruh warga dalam sistem jaminan sosialnya. Perdana Menteri Jean Castex mengatakan, pihaknya telah mengalokasikan sekitar 1,5 miliar Euro atau 1,82 miliar dolar AS dari anggaran jaminan sosial tahun depan untuk menutupi biaya tersebut.

Castex menegaskan bahwa vaksinasi tidak akan diwajibkan tetapi pemerintah akan mendorong sebanyak mungkin warga untuk mendapatkan suntikan. Covid-19 telah menewaskan lebih dari 1,4 juta orang secara global, lebih dari 54 ribu di antaranya merupakan warga Prancis.

"Mendapatkan vaksin juga berarti melindungi orang lain. Ini adalah pilihan kepercayaan, kita harus berusaha sebanyak mungkin mendapatkan vaksin," kata perdana menteri dalam sebuah penjelasan.

Dia pun memastikan bahwa vaksin yang didistribusikan di Prancis akan aman.

Castex mengonfirmasi kampanye vaksinasi akan dimulai dalam beberapa minggu, menunggu persetujuan regulasi oleh European Medicines Agency. Dia menuturkan, program inokulasi akan dilakukan pada tiga kategori warga dan disebarkan sepanjang 2021.

Fase pertama yang dijalankan hingga Februari akan menargetkan penghuni panti jompo dan staf yang merawat mereka, yang mewakili sekitar 1 juta warga. Pada fase kedua, sekitar 14 juta orang menerima suntikan berdasarkan usia dan kriteria medis. Sedangkan fase ketiga pada Maret, akan menargetkan seluruh populasi.

"Vaksinasi akan gratis untuk semua," kata Castex.

Menurut jajak pendapat Ipsos untuk Forum Ekonomi Dunia, hanya 59 persen responden Prancis yang mengatakan mereka akan mendapatkan vaksin covid-19 jika tersedia, dibandingkan dengan 67 persen di Amerika Serikat dan 85 persen di Inggris.

"Prancis, melalui Uni Eropa, telah mendapatkan sekitar 200 juta dosis dari berbagai perusahaan farmasi yang mengembangkan vaksin," kata Castex.

Jumlah ini cukup untuk menyuntik 100 juta orang, lebih dari populasi negara itu. Castex mengatakan penyebaran virus terus melambat di Prancis dan akan segera berada di bawah ambang batas 10 ribu infeksi baru per hari.

baca juga: Moderna Berharap 125 Juta Vaksin Covid-19 Tersedia Kuartal I 2021

Otoritas kesehatan melaporkan 12.696 infeksi baru pada hari Kamis (3/12), dibandingkan 14.064 pada hari Rabu. Sedangkan jumlah kasus tertinggi sepanjang masa mencapai 86.852 yang dicapai pada 7 November. Rata-rata pergerakan tujuh hari dari kasus harian baru sekarang berada di 10.524, level terendah lebih dari sepuluh minggu.

"Beberapa bulan diperlukan untuk mengetahui apakah vaksin berhasil menghentikan penularan," imbuh Castexseraya menambahkan, pihak berwenang akan menawarkan pemantauan kesehatan kepada subjek pasca vaksinasi. (CNA/OL-3)

Baca Juga

AFP

Ribuan Warga Brasil Demo Minta Presiden Dimakzulkan

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Senin 25 Januari 2021, 14:46 WIB
RIBUAN warga Brasil turun ke jalan dengan mobil mereka untuk menuntut pemakzulan Presiden Jair Bolsonaro atas penanganan pandemi covid-19...
Dok. Istimewa

ASN Kemenkum dan HAM Kalbar Diingatkan untuk Jaga Integritas

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Januari 2021, 13:16 WIB
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Wilayah Kemenkumham Kalbar, serta pada UPT...
AFP/Vidar Ruud

Swedia Tutup Perbatasan dengan Norwegia

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 25 Januari 2021, 12:38 WIB
Warga Norwegia yang tinggal dan bekerja di Swedia dikecualikan dalam pembatasan yang akan berlaku pada Senin (25/1) tengah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya