Selasa 01 Desember 2020, 23:45 WIB

Pembangunan Infrastruktur Dorong Sektor Properti di Australia

mediaindonesia.com | Internasional
Pembangunan Infrastruktur Dorong Sektor Properti di Australia

Ist
Pemandangan di salah satu sudut taman dan pedestrian Negara Bagian Victoria, Australia.

 

SALAH satu pengembang teratas di Australia, Crown Group, memberikan perkembangan terkininya perihal proyek infrastruktur yang akan dijalankan oleh Pemerintah Negara Bagian Victoria.

Proyek airport rail link baru Kota Melbourne senilai Rp80 triliun hingga Rp130 triliun ini merupakan proyek patungan antara Pemerintah Federal Australia dan Pemerintah Negara Bagian Victoria, yang masing-masing pihak sudah sepakat untuk menggelontorkan Rp50 triliun guna mewujudkan proyek yang sempat tertunda beberapa tahun ini.

Proyek infrastruktur ini merupakan bagian dari rencana Pemerintah Negara Bagian Victoria dalam usahanya mendorong kembali perekonomian yang sempat melambat akibat pandemi covid-19

Gubernur Negara Bagian Victoria, Daniel Andrews, mengungkapkan bahwa proyek ini merupakan kunci dari pemulihan ekonomi dan akan memberikan manfaat bagi seluruh penduduk Victoria.

"Saat kami melanjutkan usaha pemulihan, kami membutuhkan rencana jangka panjang. Kami perlu membuka pekerjaan bagi warga Victoria yang sedang mencari pekerjaan saat ini, dan bagi mereka yang akan membutuhkan pekerjaan di masa depan. Kami mengatakan bahwa kami akan menyelesaikan proyek ini, dan kami menepati janji kami," ungkap Daniel Andrews.

Proyek infrastruktur ini akan menciptakan 8.000 pekerjaan dan diperkirakan bisa beroperasi secara penuh pada 2029. Selain pembangunan jalur transportasi, Pemerintah Negara Bagian Victoria juga mengalokasikan dana sebesar Rp30 triliun, yang mana Rp12,8 triliun akan digunakan untuk perbaikan/peningkatan fasilitas 162 sekolah, sedangkan Rp17,2 triliun dialokasikan untuk pembangunan sekolah baru.

Reputasi Victoria sebagai ibu kota budaya di Australia juga akan diperkuat secara permanen berkat investasi baru yang sangat besar dalam Anggaran Belanja Victoria 2020/21.

Pemerintah Negara Bagian Victoria juga berencana untuk memberikan stimulus ekonomi lainnya melalui  pemotongan biaya pajak pembelian properti sebesar 50% bagi para pembeli hunian baru dengan harga maksimal Rp10 miliar. Pemotongan biaya ini hanya berlaku hingga akhir Juni 2021.


Baca juga: Pfizer dan BioNTech Ajukan Penggunaan Darurat di Eropa

 

Menyikapi perkembangan terbaru ini, Head of Major Project Sales Crown Group Indonesia, Herman Suwito, mengungkapkan bahwa proyek infrastruktur transportasi dan pendidikan ini akan kembali memperkuat posisi Kota Melbourne sebagai sebagai kota paling layak huni di dunia seperti torehan beberapa tahun terakhir.

"Proyek terbaru ini akan semakin memudahkan masyarakat Melbourne untuk selalu bergerak dan terhubung di masa mendatang dengan lebih cepat dan nyaman. Aksesibilitas merupakan faktor penting dalam kriteria sebuah kota metropolitan. Airport rail link yang akan dibangun ini menghubungkan lebih dari 30 stasiun kereta termasuk Footscray, State Library, Town Hall, Anzac, Geelong, hingga Traralgon," ungkap Herman dalam keterangannya, Selasa (1/12).

Dengan proyek airport rail link itu, lanjut dia, para komuter nantinya hanya menggunakan satu kali perjalanan (direct trip) menuju bandara tanpa harus berganti kereta.

"Jelas salah satu kawasan permukiman yang paling terdampak positif secara signifikan adalah Southbank. Karena selain telah memiliki rel trem yang menghubungkan Southbank dengan kawasan CBD lebih cepat, stasiun kereta Anzac nantinya hanya berjarak sekitar 10 menit dengan berjalan kaki dari lokasi proyek terbaru Crown Group di Southbank," terangnya.

Sementara itu, Menteri Infrastruktur Transportasi Victoria, Jacinta Allan, juga menyatakan, mayoritas warga Victoria bisa mengakses bandara dengan menggunakan kereta secepat mungkin.

"Hal ini akan memberikan masyarakat Victoria jalur transportasi tercepat ke arah bandara melalui Metro tunnel, dengan lebih banyak kereta dalam frekuensi yang lebih sering," ujarnya.

Di sisi lain, Crown Group akan meluncurkan proyek hunian perdananya di Kota Melbourne, ARTIS, pada 12 Desember mendatang khusus untuk pasar Indonesia, mendahului kota-kota lainnya di Australia yang baru akan dilakukan pada Maret 2021.

ARTIS berlokasi di jantung Kawasan Southbank di 175 Sturt Street. Dengan area seluas 2,076 meter persegi, bangunan ini akan menampung 153 unit apartemen dan griya tawang dengan satu, dua, dan tiga kamar tidur yang mewah.

Selain terdapat halte trem tepat di depan 175 Strut Street, ARTIS juga terletak hanya 10 menit berjalan kaki dari stasiun Anzac yang legendaris. Sementara kawasan Southbank sendiri merupakan rumah bagi galeri yang paling banyak dikunjungi di Australia, seperti Galeri Nasional Victoria, dan pusat seni pertunjukan terbesar di negara itu, Arts Centre Melbourne, Orkestra Simfoni Melbourne, perusahaan Teater Melbourne dan Opera Australia. (RO/S-2)

 

Baca Juga

AFP/Angela Weiss

Banyak Laporan Laba, Saham di Wall Street Meroket

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Januari 2021, 02:15 WIB
Delapan dari 11 sektor utama Indeks S&P 500 naik pada perdagangan pagi, dengan energi naik 1,7 persen, melampaui...
ANTARA/Anis Efizudin.

Taiwan Batalkan Festival Besar Lampion

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Januari 2021, 23:55 WIB
Festival Lampion Taiwan, perayaan tahunan untuk menandai akhir Tahun Baru Imlek yang akan datang pada pertengahan Februari, akan dibatalkan...
themoscowtimes.com

Uji klinis Awal Sebut Vaksin Covid-19 Rusia 100% efektif

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Januari 2021, 23:38 WIB
Rusia mulai menguji coba EpiVacCorona pada November...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya