Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
POTENSI kerja sama ekonomi Indonesia dengan negara-negara Afrika saat ini sangat besar karena Afrika ialah tempat strategis dan pasar yang sangat menjanjikan untuk berdagang atau berinvestasi.
Karena jumlah penduduk Afrika mencapai 1,3 miliar, pertumbuhan ekonomi juga di benua itu juga tinggi dan negara-negara di Afrika juga mendapat banyak kemudahan ekspor oleh berbagai negara maju Eropa dan Amerika.
Namun, untuk memanfaatkan pasar besar Afrika, pengusaha atau pelaku bisnis Indonesia dianjurkan sebaiknya datang untuk melihat langsung potensi Afrika, jangan hanya mendengar kata orang atau kabar dari jauh. Melihat langsung akan membuat percaya untuk kemudian memulai usaha.
Topik mengenai bisnis di Afrika itu mengemuka dalam Bisnis Forum virtual bertajuk ‘Menuju Pasar Afrika, Perspektif dan Pengalaman Pelaku Bisnis Indonesia di Afrika’, yang dipandu oleh Evita Chaesara, seorang diplomat muda Indonesia.
Forum tersebut diselenggarakan oleh Kedutaan Besar RI Addis Ababa bekerja sama dengan Direktorat Afrika, Kementerian Luar Negeri RI, Rabu (18/11) waktu setempat.
Hadir sebagai pembicara ialah Irman Adi Purwanto Moefthi selaku Atase Perdagangan RI di Kairo lalu Bagus Wicaksena sebagai Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Nigeria dan Anggun Paramita Mahdi selaku Kepala ITPC Johannesburg, Afrika Selatan.
Sementara itu, pembicara pelaku bisnis Indonesia di Ethiopia adalah Rudy Dharmawan, General Manager Salim Wazaran Yahya Plc anak perusahaan Indofood Sukses Makmur Tbk, dan Adrianto Juliar Salam selaku Deputy General Manager Salim Wazaran Yahya Plc.
Ketika membuka secara resmi forum bisnis tersebut, Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti, dan Uni Afrika, AlBusyra Basnur, mengatakan forum yang dihadiri sekitar 180 orang dari berbagai daerah Indonesia tersebut bertujuan mendorong pelaku bisnis Indonesia untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dengan negara-negara Afrika.
“Pada 2019, terdapat enam negara di Afrika yang masuk ke 10 negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia, yaitu Rwanda 8,7%, Ethiopia 7,4%, Pantai Gading 7,4%, Ghana 7,1%, Tanzania 6,8% dan Benin 6,7%,” kata Al Busyra. (Hym/X-11)
Ajang Business Matching Indonesia–Korea sukses digelar pada 21 Januari 2026 di Marina Bay Seoul Hotel & Resort, Korea Selatan.
Kehadiran Prabowo dalam forum tersebut menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi strategis dengan Inggris.
Tantangan pelaku usaha terkini yaitu cara mengelola kolaborasi tim, komunikasi, dan proses kerja secara efisien dalam satu sistem yang terintegrasi.
Pelaku menyerang siapa saja yang mudah ditembus. Mereka tidak peduli apakah Anda perusahaan besar atau kecil. Jika Anda lengah, Anda akan menjadi korban.
BISNIS dan sufisme sebenarnya dua wilayah yang berbeda. Ketika orang berbicara tentang bisnis, ia akan segera lari kepada keuntungan-keuntunngan ekonomis.
MILITER Amerika Serikat (AS) mulai mengalihkan perhatian ke kawasan selatan. Sektor pertahanan kini melihat bisnis besar untuk menyuplai peralatan bagi jenis perang berbeda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved