Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
RIBUAN demonstran prodemokrasi, Rabu (18/11), melakukan aksi demonstrasi di markas besar polisi di Bangkok, melempari tembok kantor itu dengan cat beraneka warna, satu hari setelah bentrokan yang menyebabkan lebih dari 50 orang terluka.
Thailand telah diguncang aksi demonstrasi selama berbulan-bulan. Para demonstran menuntut reformasi konstitusional, pengunduran diri Perdana Menteri Prayut Chan-O-Cha, dan bahkan reformasi monarki.
Demonstran yang diperkirakan berjumlah sekitar 20 ribu orang memenuhi perempatan utama Kota Bangkok setelah pemimpin mereka berjanji meningkatkan aktivitas mereka.
Baca juga: Pangeran William Sambut Baik Penyelidikan Wawancara Puteri Diana
Setelah mencoret tembok dan jalanan dengan slogan antikerajaan, mereka bergerak ke markas besar polisi dengan dipimpin seorang badut dan bebek karet raksasa.
Para demonstran ditemani pendeta Buddha yang menunjukkan salut tiga jari yang dipinjam dari film the Hunger Games yang menjadi lambang aksi protes di Thailand.
Sejumlah demonstran melemparkan botol kaca berisi cat ke tembok markas besar polisi yang dilindungi oleh barikade truk, batu bata, dan kawat berduri.
Demonstran lainnya menembakkan cat berwarna kuning dan biru menggunakan pistol air ke arah tembok markas besar polisi.
Pemimpin demonstrasi Jatupat Boonpattarasaksa menyerukan aksi besar-besaran pada 25 November di Biro Harta Kerajaan, yang mengelola harta Kerajaan Thailand.
Aksi demonstrasi pada Rabu (18/11) terjadi sehari setelah konfrontasi paling berdarah sejak gerakan prodemokrasi dimulai, Juli lalu. Polisi menggunakan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan demonstran yang berusaha mencapai gedung parlemen.
Lebih dari 50 orang terluka, enam di antaranya mengalami luka tembak. (AFP/OL-1)
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengaku langsung bergerak cepat memperbaiki fasilitas umum yang sempat dirusak massa aksi demonstrasi di gedung MPR/DPR pada Senin 25 Agustus
Petugas kepolisian yang berjaga langsung menembakkan air untuk mengurai massa. Merespon halauan polisi, massa aksi kemudian membalas dengan melempari petugas dengan benda keras.
Data terbaru menunjukkan jumlah jurnalis Palestina yang tewas sejak Oktober 2023 mencapai 246 orang.
Iqbal mengatakan praktik korupsi di Kemnaker berdampak langsung pada kondisi pekerja. Salah satunya terkait biaya tambahan akibat pungutan dalam perizinan.
DIREKTORAT Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya melakukan rekayasa lalu lintas pada sejumlah titik imbas aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (28/8).
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pemerintah daerah mengambil langkah serius untuk mencegah keterlibatan pelajar dalam aksi unjuk rasa.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved