Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN demonstran prodemokrasi, Rabu (18/11), melakukan aksi demonstrasi di markas besar polisi di Bangkok, melempari tembok kantor itu dengan cat beraneka warna, satu hari setelah bentrokan yang menyebabkan lebih dari 50 orang terluka.
Thailand telah diguncang aksi demonstrasi selama berbulan-bulan. Para demonstran menuntut reformasi konstitusional, pengunduran diri Perdana Menteri Prayut Chan-O-Cha, dan bahkan reformasi monarki.
Demonstran yang diperkirakan berjumlah sekitar 20 ribu orang memenuhi perempatan utama Kota Bangkok setelah pemimpin mereka berjanji meningkatkan aktivitas mereka.
Baca juga: Pangeran William Sambut Baik Penyelidikan Wawancara Puteri Diana
Setelah mencoret tembok dan jalanan dengan slogan antikerajaan, mereka bergerak ke markas besar polisi dengan dipimpin seorang badut dan bebek karet raksasa.
Para demonstran ditemani pendeta Buddha yang menunjukkan salut tiga jari yang dipinjam dari film the Hunger Games yang menjadi lambang aksi protes di Thailand.
Sejumlah demonstran melemparkan botol kaca berisi cat ke tembok markas besar polisi yang dilindungi oleh barikade truk, batu bata, dan kawat berduri.
Demonstran lainnya menembakkan cat berwarna kuning dan biru menggunakan pistol air ke arah tembok markas besar polisi.
Pemimpin demonstrasi Jatupat Boonpattarasaksa menyerukan aksi besar-besaran pada 25 November di Biro Harta Kerajaan, yang mengelola harta Kerajaan Thailand.
Aksi demonstrasi pada Rabu (18/11) terjadi sehari setelah konfrontasi paling berdarah sejak gerakan prodemokrasi dimulai, Juli lalu. Polisi menggunakan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan demonstran yang berusaha mencapai gedung parlemen.
Lebih dari 50 orang terluka, enam di antaranya mengalami luka tembak. (AFP/OL-1)
Gelombang protes pecah di penjuru Amerika Serikat usai tewasnya Ali Khamenei. Demonstran sebut kebijakan Trump sebagai bentuk tirani dan menyeret AS ke perang tanpa akhir.
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Mahasiswa diimbau untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional, khususnya di bulan suci Ramadan.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara 10 bulan terhadap 21 terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
MAHASISWA Fakultas Hukum mengajukan uji materiil Pasal 256 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau KUHP baru ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Aksi protes pendukung Manchster United ini dijadwalkan berlangsung sebelum laga kandang melawan Fulham pada 1 Februari mendatang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved