Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
DEMONSTRAN prodemokrasi Thailand memanjang sebuah monumen di Bangkok, Sabtu (14/11) malam, untuk memasang sebuah spanduk raksasa bertuliskan slogan antipemerintah.
Selama berbulan-bulan, aksi demonstrasi yang dimotori mahasiswa, digelar di Thailand, Mereka menuntut perubahan konstitusi, perubahan cara keluarga kerajaan beroperasi, dan bagi Perdana Menteri Prayut Chan-O-Cha mengundurkan diri.
Ribuan orang hadir di demonstrasi bertema karnaval yang diberi judul Mob Fest di Monumen Demokrasi, perempatan utama di Bangkok.
Baca juga: Loyalis Trump Gelar Unjuk Rasa di Washington
Pada sore hari, mahasiswa dan demonstran lainnya menuliskan pesan di sebuah kain putih.
"Kalian telah mencuri masa depan saya," bunyi salah satu pesan.
"Demokrasi akan menang," bunyi pesan lainnya.
Desainer grafis asal Bangkok, Pearl, 25, menonton saat sekelompok demonstran menggunakan tangga memanjat monumen setinggi 3 meter.
"Ini adalah simbol dari kebebasan berbicara," ujarnya.
Para demonstran menyanyikan versi Thailand dari lagu Do You Hear the People Sing dari drama Les Miserables. Mereka juga mengangkat tiga jari, referensi perlawanan dari film The Hunger Games.
Sebelumnya, para demonstran membalikkan badan dan mengangkat tiga jari ketika rombongan raja melintas. (AFP/OL-1)
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengaku langsung bergerak cepat memperbaiki fasilitas umum yang sempat dirusak massa aksi demonstrasi di gedung MPR/DPR pada Senin 25 Agustus
Petugas kepolisian yang berjaga langsung menembakkan air untuk mengurai massa. Merespon halauan polisi, massa aksi kemudian membalas dengan melempari petugas dengan benda keras.
Data terbaru menunjukkan jumlah jurnalis Palestina yang tewas sejak Oktober 2023 mencapai 246 orang.
Iqbal mengatakan praktik korupsi di Kemnaker berdampak langsung pada kondisi pekerja. Salah satunya terkait biaya tambahan akibat pungutan dalam perizinan.
DIREKTORAT Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya melakukan rekayasa lalu lintas pada sejumlah titik imbas aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (28/8).
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pemerintah daerah mengambil langkah serius untuk mencegah keterlibatan pelajar dalam aksi unjuk rasa.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved