Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengatakan dia merasa senang dengan peluangnya untuk kembali menang ketika hari pemilihan presiden AS dibuka pada Selasa (3/11). Kandidat Partai Republik itu memprediksi bahwa dia akan mencatatkan kemenangan besar di negara-negara bagian utama seperti Florida dan Arizona.
"Kami merasa sangat baik," kata Trump yang bersuara serak kepada Fox News dalam wawancara telepon.
Trump, 74, mengatakan dia berharap bisa meraih kemenangan di semua negara bagian utama yang akan memutuskan pemilihan. Tetapi, dia tidak akan bermain-main dengan menyatakan kemenangannya masih terlalu dini.
"Saya kira, kami memenangkan Texas dengan sangat besar. Kami memenangkan Florida dengan sangat besar. Kami memenangkan Arizona dengan sangat besar," katanya.
"Kami akan melakukannya dengan sangat baik di Carolina Utara. Saya pikir, kami akan melakukannya dengan baik di Pennsylvania. Kami melakukannya dengan sangat baik di mana-mana."
Baca juga : Awali Hari Pemilihan Pilpres AS, Biden Kunjungi Makam Putranya
Tertinggal di sebagian besar jajak pendapat, Trump mengecam lawan Demokrat Joe Biden. Dia mengatakan media yang bias dan ekstrim kiri mendukung lawannya saat ia mengulangi argumennya agar terpilih kembali untuk empat tahun di Gedung Putih.
"Joe Biden bukan prime time" katanya. Trump menyebutnya "mengerikan" dan "berbahaya" karena jutaan suara yang dikirimkan mungkin masih belum dihitung pada hari Rabu.
Namun dia mengabaikan tuduhan bahwa dia berencana untuk mengumumkan kemenangan sebelum waktunya pada Selasa malam. Mengingat belum cukup banyak suara yang dihitung untuk menentukan pemenang.
"Saya pikir kami akan menang, tapi hanya jika ada kemenangan," katanya. "Tidak ada alasan untuk memulai permainan." (AFP/OL-7)
Lucy Harrison, 23, tewas tertembak di dada saat mengunjungi ayahnya di Texas. Sidang koroner mengungkap adanya argumen panas terkait Donald Trump sebelum kejadian.
Presiden Donald Trump kembali menyuarakan dukungan atas penyelidikan terhadap Jerome Powell terkait proyek renovasi kantor Fed. Trump juga mendesak penurunan suku bunga.
Presiden Donald Trump menyatakan Iran ingin membuat kesepakatan nuklir baru. Ia memperingatkan Teheran akan "bodoh" jika menolak tawaran tersebut.
Howard Lutnick mengakui pernah makan siang di pulau pribadi Jeffrey Epstein pada 2012 bersama keluarga, memicu desakan mundur akibat keterangan yang dinilai menyesatkan.
FBI merilis bukti baru berupa rekaman CCTV orang bersenjata di rumah Nancy Guthrie. Savannah Guthrie yakin ibunya masih hidup dan meminta bantuan publik.
Dokumen FBI terbaru mengungkap pengakuan mantan Kepala Polisi Palm Beach yang mengklaim Donald Trump meneleponnya pada 2006 untuk membongkar perilaku menyimpang Jeffrey Epstein.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved