Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Tunisia Kais Saied berbicara dengan mitranya dari Prancis Emmanuel Macron, kemarin, membahas tentang migrasi dan "terorisme", setelah terjadi serangan pisau mematikan di Nice yang diduga dilakukan oleh seorang Tunisia.
Presiden Tunisia menyesalkan semua bentuk kekerasan dan terorisme, termasuk banyak orang yang menggunakan Islam untuk merekrut orang lain dengan tujuan tidak hanya menyinggung Islam, tetapi juga menghancurkan hubungan antar masyarakat.
Disebutkan pula, penyeberangan laut secara ilegal ke Eropa dari Tunisia telah meningkat, sebagian besar didorong oleh kesengsaraan ekonomi setelah revolusi rakyat pada 2011 yang diharapkan banyak orang akan membawa perubahan yang lebih signifikan.
Baca juga : Jokowi Dinilai Bisa Bujuk Macron Minta Maaf ke Umat Islam
Warga Tunisia Brahim Issaoui, 21, diduga secara brutal membunuh tiga orang dalam serangan Kamis di Basilika Notre-Dame di Nice di Prancis selatan.
Issaoui dilaporkan telah meninggalkan Tunisia secara ilegal pada 14 September 2020 menuju pulau Lampedusa di Italia - jalur utama bagi para migran ilegal yang ingin menjalani kehidupan baru di Eropa.
Sebelumnya pada hari Sabtu, Perdana Menteri Tunisia Hichem Mechichi menginstruksikan menteri dalam negeri dan kehakiman untuk bekerja sama dengan otoritas Prancis atas penyelidikan serangan Nice.
Otoritas Tunisia mengatakan mereka menangkap dua orang pada hari Jumat setelah video yang diposting di jejaring sosial menyatakan bertanggung jawab atas serangan Nice oleh kelompok tak dikenal. (AFP/OL-2)
Prancis menyatakan membantu menjaga keamanan pelayaran di Selat Hormuz. Namun, langkah konkret baru akan diambil setelah tercapai gencatan senjata.
Presiden Emmanuel Macron bantah klaim Donald Trump. Prancis pastikan tidak kirim kapal perang ke Selat Hormuz di tengah perang Iran-AS-Israel 2026.
Prancis tengah mengupayakan misi gabungan untuk menjamin keamanan kapal tanker di Selat Hormuz pascablokade Iran. Menlu Prancis bawa inisiatif ini ke Uni Eropa.
PRANCIS berada dalam posisi dilematis di tengah perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Presiden Emmanuel Macron mengkritik serangan militer terhadap Iran
Pemerintah Prancis mengerahkan kapal-kapal angkatan laut, termasuk kelompok serang kapal induknya ke Mediterania,
Secara keseluruhan, Prancis akan mengerahkan delapan kapal perang, kelompok kapal induk, dan dua kapal induk helikopter ke wilayah tersebut.
Tunisia tampil dominan di laga pembuka Grup C AFCON 2025 dengan mengalahkan Uganda 3-1. Elias Achouri jadi bintang kemenangan lewat sumbangan dua gol.
ARMADA Sumud Maghreb pada Rabu (17/9) malam mengumumkan bahwa kapal ke-13 dari total 23 kapal telah meninggalkan Tunisia menuju Jalur Gaza.
AKTIVIS Muhammad Husein memberikan perkembangan terbaru misi Global Sumud Flotilla yang tengah berlayar menuju Jalur Gaza.
Keberangkatan Armada Sumud itu menuju Gaza dari Tunisia masih mengalami penundaan. Cuaca buruk dan kendala logistik sebagai alasan utama.
Otorits Tunisia membantah laporan serangan drone terhadap rombongan armanda kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang berlayar ke Gaza.
SEBANYAK 12 aktivis di kapal Madleen gagal menembus blokade Israel. Namun gerakan itu membakar ribuan aktivis lain sedunia untuk meluncurkan Konvoi Global ke Gaza.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved