Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM nasional Tunisia berhasil mengawali perjalanan mereka di Piala Afrika (AFCON) 2025 dengan hasil yang meyakinkan. Berhadapan dengan Uganda di laga pembuka Grup C, skuad berjuluk Carthage Eagles tersebut memetik kemenangan 3-1, sekaligus mempertahankan rekor pertemuan sempurna mereka dengan enam kemenangan beruntun atas tim lawan.
Datang dengan ambisi menebus kegagalan di edisi 2023, di mana mereka gagal memenangi satu pun laga di fase grup, Tunisia tampil menekan sejak awal pertandingan.
Laga baru berjalan 10 menit, Tunisia sudah berhasil membuka keunggulan. Berawal dari sepak pojok yang dilepaskan Hannibal Mejbri, Ellyes Skhiri menyambut bola dengan sundulan keras. Bola sempat membentur tiang sebelum mengenai pemain Uganda, Aziz Kayondo, yang berdiri di garis gawang dan akhirnya masuk ke jala sendiri.
Meski terus mendominasi penguasaan bola, Tunisia baru bisa menambah keunggulan menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-40, melalui sebuah serangan cepat yang tertata rapi, Elias Achouri melepaskan tendangan voli first-time ke pojok kanan atas gawang yang tak mampu dijangkau kiper lawan. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Intensitas permainan sempat menurun pada 15 menit awal babak kedua. Namun, Tunisia kembali menemukan ritme mereka pada menit ke-64. Berawal dari upaya Abdi yang ditepis oleh kiper Jamal Salim, bola muntah jatuh tepat di hadapan Elias Achouri. Dengan tenang, Achouri mencatatkan namanya kembali di papan skor melalui sontekan ke gawang kosong.
Tertinggal tiga gol, Uganda mencoba memberikan perlawanan. Peluang terbaik mereka datang melalui tendangan jarak jauh Denis Omedi yang meluncur tipis di sisi kiri gawang. Harapan Uganda untuk bangkit pun kian menipis seiring solidnya pertahanan Tunisia.
Uganda baru berhasil memperkecil ketertinggalan pada masa injury time. Denis Omedi melepaskan tembakan yang berbelok arah setelah mengenai pemain lawan dan mengelabui kiper Tunisia. Meski demikian, gol tersebut tidak mengubah hasil akhir. Skor 3-1 untuk Tunisia menutup jalannya pertandingan.
Hasil ini membawa Tunisia memuncaki klasemen sementara Grup C berkat keunggulan selisih gol. Di sisi lain, Uganda terpuruk di dasar klasemen setelah mencatatkan hasil mengecewakan di laga perdana mereka di turnamen edisi kali ini. (Flash Score/Z-2)
ARMADA Sumud Maghreb pada Rabu (17/9) malam mengumumkan bahwa kapal ke-13 dari total 23 kapal telah meninggalkan Tunisia menuju Jalur Gaza.
AKTIVIS Muhammad Husein memberikan perkembangan terbaru misi Global Sumud Flotilla yang tengah berlayar menuju Jalur Gaza.
Keberangkatan Armada Sumud itu menuju Gaza dari Tunisia masih mengalami penundaan. Cuaca buruk dan kendala logistik sebagai alasan utama.
Otorits Tunisia membantah laporan serangan drone terhadap rombongan armanda kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang berlayar ke Gaza.
SEBANYAK 12 aktivis di kapal Madleen gagal menembus blokade Israel. Namun gerakan itu membakar ribuan aktivis lain sedunia untuk meluncurkan Konvoi Global ke Gaza.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved