Kamis 22 Oktober 2020, 16:52 WIB

Komisi Uni Afrika Kutuk Kekerasan di Nigeria

Nur Aivanni | Internasional
Komisi Uni Afrika Kutuk Kekerasan di Nigeria

AFP/Phill Magakoe
Warga Nigeria mendesak pembubaran SARS, pasukan khusus yang menyalahgunakan kekuasaan.

 

KOMISI Uni Afrika mengutuk tindakan kekerasan yang mematikan di Lagos, kota terbesar di Nigeria, pada 20 Oktober lalu.

"Kami meminta semua aktor politik dan sosial untuk menolak tindakan kekerasan. Serta, menghormati hak asasi manusia (HAM) dan supremasi hukum," ujar Ketua Komisi Uni Afrika Moussa Faki Mahamat dalam pernyataan resmi, Kamis (22/10).

Pernyataan Faki tidak secara khusus mengecam tindakan pasukan keamanan. Dalam hal ini, dia merespons positif keputusan otoritas Nigeria untuk membubarkan Pasukan Khusus Anti-Perampokan (SARS).

Baca juga: Lawan Kebrutalan Polisi, Warga Nigeria Turun ke Jalan

Protes publik terhadap pelanggaran SARS semakin meluas dalam dua minggu terakhir. Ribuan orang turun ke jalan untuk menuntut pembubaran unit khusus tersebut.

Amnesty International menyebut sekitar 12 orang tewas akibat tindakan tentara dan polisi Nigeria. Tindakan keras yang mematikan di tengah demonstrasi turut dipicu kebrutalan polisi dan protes sosial yang mengakar.

Baca juga: Gejala Iritasi Tenggorokan, Menlu Nigeria Positif Covid-19

Tercatat, 56 korban tewas di seluruh negeri sejak protes dimulai pada 8 Oktober. Human Rights Watch juga membenarkan laporan bahwa tentara Nigeria telah melepaskan tembakan ke arah pengunjuk rasa.

Penggunaan kekuatan yang mematikan oleh pasukan keamanan menuai kecaman internasional. Dewan HAM PBB menilai laporan korban jiwa menunjukkan tindakan kekerasan sudah direncanakan sebelumnya.

Di Twitter, tentara Nigeria berdalih bahwa laporan terkait penembakan ke arah demonstran sebagai berita palsu atau hoaks.(AFP/OL-11)

Baca Juga

AFP

Angkatan Bersenjata Sudan Tahan Perdana Menteri dan Pejabat Lainnya

👤Nur Aivanni 🕔Senin 25 Oktober 2021, 16:21 WIB
Puluhan demonstran membakar ban mobil saat mereka berkumpul di jalan-jalan ibu kota untuk memprotes penahanan tersebut, menurut seorang...
Ist/Greenbiz

ASEAN Harus Siap Hadapi Disrupsi Ekonomi dengan Sejumlah Tantangan

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Senin 25 Oktober 2021, 16:16 WIB
Digitalisasi bergantung sekali pada energi. Sedangkan energi sendiri harus ditunjang availability. Dekarbonisasi adalah kunci untuk...
Biro Pers Sekretariat Presiden/ Rustam

Presiden: ASEAN Harus Maju Bersama

👤Andhika prasetyo 🕔Senin 25 Oktober 2021, 15:58 WIB
Yang pertama adalah penanganan kesehatan yang tidak boleh mengendur meski situasi sudah mulai...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Proyek Strategis Terus Melaju

Pemerintah perlu melakukan berbagai langkah extraordinary agar realisasi PSN dapat berjalan lebih maksimal.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya