Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Utara (Korut) memamerkan rudal balistik interkontinental (ICBM) terbaru dalam parade militer yang menandai ulang tahun ke-75 berdirinya Partai Buruh yang berkuasa, Sabtu (10/10).
Rudal itu dipamerkan menggunakan kendaraan pengangkut 11 roda. Menurut pengamat militer, rudal itu akan menjadi salah satu ICBM bergerak terbesar di dunia jika dapat dioperasikan.
"Kami akan terus membangun kekuatan pertahanan nasional kami dan pencegahan perang untuk membela diri," kata pemimpin Korut Kim Jong Un.
Baca juga: Xi Jinping Berhasrat Perdalam Hubungan dengan Korea Utara
Meski memiliki persenjataan yang canggih, Kim menegaskan pihaknya hanya akan menggunakannya untuk bertahan. Dia pun berjanji kekuatan militer negara itu tidak akan digunakan lebih dulu atau ofensif.
Adapun, Kim menyebut sanksi internasional, topan, dan covid-19 merupakan pekerjaan rumah pemerintahannya. Lantaran, hal itu mencegahnya memenuhi janji-janji kemajuan ekonomi.
"Saya malu karena saya tidak pernah bisa membayar Anda dengan layak atas kepercayaan Anda yang sangat besar," katanya.
"Upaya dan pengabdian saya tidak cukup untuk membawa orang-orang keluar dari mata pencaharian yang sulit," imbuhnya.
Pawai itu sangat koreografis, dengan ribuan pasukan berbaris dalam formasi, menampilkan peralatan militer konvensional baru termasuk tank, dan jet tempur yang meluncurkan suar dan kembang api.
Chad O'Carroll, CEO Grup Risiko Korea yang memantau Korut, mengatakan lebih banyak perangkat keras militer baru telah ditampilkan di acara ini ketimbang di hampir semua parade sebelumnya. (CNA/OL-1)
Kim Jong Un nyatakan Korea Utara siap pasok rudal ke Iran dan klaim mampu lenyapkan Israel. Simak detail uji coba kapal perusak baru Choe Hyon dan kemajuan nuklirnya
Benarkah Kim Ju Ae disiapkan menjadi penerus Kim Jong Un? Simak analisis terbaru dari Kongres Partai Korea Utara dan laporan intelijen terkait sosok putri misterius ini.
PEMIMPIN tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, membuka peluang perbaikan hubungan dengan Amerika Serikat.
PUTRI Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un dilaporkan akan memimpin lembaga yang dikenal sebagai Administrasi Rudal, badan yang mengawasi kekuatan nuklir Pyongyang. Putri Kim Ju Ae
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan siap menjalin hubungan baik dengan Amerika Serikat jika status nuklir negaranya diakui, namun ia menutup pintu bagi Korea Selatan.
Kim Yo-Jong, adik Kim Jong-Un, resmi dipromosikan menjadi Direktur Departemen Partai Buruh Korea Utara. Kenaikan jabatan ini memperkuat pengaruhnya dalam politik Pyongyang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved