Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
SELEBRITAS Dwayne Johnson atau yang dikenal sebagai The Rock dan seluruh keluarga berhasil sembuh setelah dinyatakan positif mengidap virus korona atau covid-19.
Mantan pegulat, yang sekarang menjadi aktor dengan bayaran tertinggi di dunia itu, mengatakan istrinya, Lauren Hashian dan putri mereka Jasmine dan Tiana, tertular virus tersebut.
"Ini telah menjadi salah satu hal paling menantang dan sulit yang pernah kami alami sebagai sebuah keluarga," kata Johnson.
Baca juga: Dwayne Johnson Jadi Orang Terkaya di Instagram
"Saya berharap hanya saya yang dites positif. Tapi ternyata tidak - itu seluruh keluarga saya. Padahal prioritas nomor satu saya adalah melindungi keluarga saya."," tambahnya.
"Hasil tes positif covid-19 jauh berbeda dari mengatasi cedera parah, atau diusir atau bahkan bangkrut, yang telah saya lakukan lebih dari beberapa kali," tambahnya.
Johnson, 48, katanya. istrinya Lauren Hashian, 35, dan putri mereka Jasmine dan Tiana, berusia empat dan dua tahun, tertular virus sekitar dua setengah minggu yang lalu.
Mereka tertular dari teman-teman keluarga yang sangat dekat yang tidak tahu bagaimana mereka bisa tertular.
Dia mengaku bingung terhadap politisi yang menganggap ide memakai masker ini dan menjadikannya bagian dari agenda politik. "Ini tidak ada hubungannya dengan politik. Pakai masker. Itu fakta. Dan itu hal yang benar untuk dilakukan."
Sekarang, dia menambahkan, "Kami berada di ujung lain dan tidak lagi menular. Kami sudah lebih kuat dan lebih sehat." (X-15)
Campak lebih menular empat hingga lima kali lipat dibanding covid-19. Karenanya, cakupan imunisasi harus amat tinggi supada ada herd imunity.
Penelitian terbaru mengungkap infeksi flu biasa atau rhinovirus mampu memberi perlindungan jangka pendek terhadap covid-19.
PASCAPANDEMI, penggunaan masker saat ini mungkin sudah tidak menjadi kewajiban. Namun demikian, penggunaan masker nyatanya menjadi salah satu benda penting untuk melindungi diri.
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved