Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PUSAT Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS telah meminta pejabat kesehatan masyarakat di negara bagian untuk bersiap mendistribusikan vaksin virus korona (covid-19) potensial ke kelompok berisiko tinggi secepatnya pada akhir Oktober. Hal itu berdasarkan dokumen yang diterbitkan oleh CDC pada Rabu (Kamis, WIB, 3/9/2020).
"Untuk tujuan perencanaan awal, CDC menyediakan bagi negara-negara bagian, dengan asumsi perencanaan tertentu saat mereka mengerjakan rencana spesifik negara bagian untuk distribusi vaksin, termasuk kemungkinan memiliki jumlah vaksin yang terbatas pada bulan Oktober dan November," kata seorang juru bicara CDC.
The New York Times sebelumnya melaporkan bahwa CDC telah menghubungi pejabat di 50 negara bagian dan 5 kota besar terkait rencana tersebut. Sementara, pakar penyakit menular Anthony Fauci menyakini bahwa berdasarkan tingkat pendaftaran pasien dalam uji coba vaksin covid-19 yang sedang berlangsung, mungkin ada cukup data klinis. Sehingga dapat diketahui pada November atau Desember bahwa salah satu vaksin itu aman dan efektif.
Dokumen yang dipasang online oleh New York Times menunjukkan CDC sedang mempersiapkan satu atau dua vaksin covid-19 yang akan tersedia dalam jumlah terbatas paling cepat akhir Oktober. Vaksin akan disediakan gratis terlebih dahulu untuk kelompok berisiko tinggi termasuk petugas kesehatan, personel keamanan nasional, penghuni dan staf panti jompo.
Regulator di seluruh dunia telah berulang kali mengatakan kecepatan pengembangan tidak akan mengganggu keamanan vaksin. Pasalnya, hasil yang lebih cepat akan berasal dari pelaksanaan uji coba paralel yang biasanya dilakukan secara berurutan. Namun jaminan semacam itu belum meyakinkan semua orang.
Hasil awal dari survei yang dilakukan selama tiga bulan terakhir di 19 negara menunjukkan bahwa hanya sekitar 70% responden Inggris dan AS yang akan menggunakan vaksin covid-19 jika tersedia.
Pengembang obat termasuk Moderna, AstraZeneca dan Pfizer memimpin perlombaan untuk mengembangkan vaksin yang aman dan efektif. Dokumen CDC menjelaskan dua kandidat vaksin yang harus disimpan pada suhu -70 derajat Celcius dan -20 derajat Celcius. Persyaratan penyimpanan tersebut cocok dengan profil kandidat dari Pfizer dan Moderna.
Bulan lalu, departemen kesehatan AS mengatakan CDC sedang melaksanakan opsi kontrak dengan McKesson Corp untuk mendukung distribusi vaksin potensial. CDC pun telah meminta gubernur negara bagian untuk mempercepat permintaan McKesson dalam membangun pusat distribusi vaksin.
Waktu pemberian vaksin menjadi kepentingan politik menjelang pemilihan presiden AS pada November nanti. Presiden Donald Trump telah menggelontorkan miliaran dolar federal untuk mengembangkan vaksin, yang telah menewaskan lebih dari 180.000 orang Amerika.(CNA/OL-13)
Baca Juga: Ini Progress Terkini Pengembangan Vaksin Covid-19
atuhnya jet tempur F-15 dan A-10 milik AS di Iran menjadi pukulan telak bagi prestise Washington. Simak analisis mengenai kekacauan internal Gedung Putih dan nasib pilot yang hilang.
Ketegangan memuncak! Iran tantang balik ultimatum 48 jam Donald Trump. Simak peringatan keras dari Komandan Khatam al-Anbiya terkait ancaman "pintu neraka"
Iran resmi bebaskan kapal Irak melintasi Selat Hormuz di tengah ancaman 48 jam dari Donald Trump. Simak dampak blokade terhadap harga minyak mentah dunia.
Departemen Luar Negeri AS menangkap keponakan dan cucu keponakan mendiang Jenderal Iran Qasem Soleimani atas dugaan penipuan suaka.
AMERIKA Serikat (AS) dan Israel terus melancarkan serangan terhadap Iran, termasuk fasilitas nuklir Iran Bushehr yang menewaskan satu orang.
Intelijen AS menyebut Iran masih mampu memulihkan bunker rudal dalam hitungan jam meski dibombardir. Setengah peluncur rudal dilaporkan masih utuh.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved