Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prancis Emmanuel Macron mengatakan para pemimpin Libanon, Selasa (1/9), berjanji akan membentuk kabinet dalam tempo dua pekan agar bisa segera melakukan reformasi. Hal itu dikatakan Macron saat berkunjung ke Beirut.
Macron berada di Beirut untuk kedua kalinya sejak ledakan pada 4 Agustus yang menewaskan 180 orang, merusak ibu kota Libanon itu, dan memicu kemarahan warga terhadap elite politik negara itu.
Pemimpin politik Libanon telah menunjuk Mustapha Adib sebagai perdana menteri baru untuk membentuk kabinet dan memimpin negara itu keluar dari krisis politik dan ekonomi.
Baca juga: Jelang Sidang, Charlie Hebdo Cetak Ulang Kartun Nabi Muhammad
"Semua partai politik, tanpa terkecuali, berkomitmen membentuk pemerintahan baru dalam tempo kurang dari 15 hari," ujar Macron.
Macron memiliki target ambisius di kunjungan keduanya di Libanon yaitu mendorong terjadinya perubahan besar namun tanpa terlihat ikut campur di negara mantan jajahan Prancis itu.
"Ini adalah kesempatan terakhir bagi sistem Libanon," katanya.
Pernyataan itu dilansir Macron setelah bertemu politisi papan atas Libanon saat bentrokan terjadi antara pasukan keamanan dan demonstran di Beirut.
Seorang demonstran mengangkat spanduk yang dialamatkan kepada Macron, "Jangan percaya dengan koruptor dan kriminal". (AFP/OL-1)
AMERIKA Serikat menetapkan organisasi Ikhwanul Muslimin di Mesir, Libanon, dan Yordania sebagai kelompok teroris. Maklum, organisasi itu sudah lama menjadi musuh Israel.
Militer Israel mengklaim serangannya menewaskan tiga anggota Hizbullah.
Presiden Libanon Joseph Aoun menegaskan komitmen pemerintah untuk mengutamakan perdamaian sekaligus menata ulang keamanan domestik.
Militer Israel kembali melancarkan serangan udara di Libanon selatan kurang dari sehari setelah pembicaraan langsung pertama.
Pertemuan yang berlangsung di markas UNIFIL menjadi babak baru dari mekanisme pemantauan gencatan senjata setahun terakhir di tengah perang Israel-Hizbullah.
PAUS Leo XIV menyerukan diakhiri perang antara Israel dan Hizbullah di Libanon, kemarin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved