Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PIHAK keamanan Libanon tengah menyelidiki ledakan dahsyat yang mengguncang ibu kota Beirut pada Selasa (4/8). Saat ini, mereka berfokus pada kemungkinan adanya kelalaian dalam penyimpanan berton-ton bahan pupuk yakni amonium nitrat yang menjadi penyebab ledakan itu.
Dikutip Al Jazeera, pemerintah Libanon memerintahkan untuk menahan beberapa pejabat pelabuhan. Sehingga bisa mendukung dan membantu proses penyelidikan yang tengah berjalan.
Hingga kini, penyebab ledakan belum diketahui secara pasti, tetapi otoritas mengaitkan ledakan itu dengan sekitar 2.750 ton amonium nitrat. Zat kimia itu disita dan telah disimpan di gudang pelabuhan selama 6 tahun.
Baca juga: Warga Panik Saat Ledakan Guncang Libanon
Adapun, ledakan itu mengirimkan gelombang kejut ke seluruh ibu kota Beirut, menewaskan sekitar 135 orang dan melukai 5.000 lainnya. Para pejabat memperkirakan jumlah korban tewas akan bertambah ketika tim penyelamat mencari korban yang terjebak di reruntuhan.(Aljazeera/OL-5)
AMERIKA Serikat menetapkan organisasi Ikhwanul Muslimin di Mesir, Libanon, dan Yordania sebagai kelompok teroris. Maklum, organisasi itu sudah lama menjadi musuh Israel.
Militer Israel mengklaim serangannya menewaskan tiga anggota Hizbullah.
Presiden Libanon Joseph Aoun menegaskan komitmen pemerintah untuk mengutamakan perdamaian sekaligus menata ulang keamanan domestik.
Militer Israel kembali melancarkan serangan udara di Libanon selatan kurang dari sehari setelah pembicaraan langsung pertama.
Pertemuan yang berlangsung di markas UNIFIL menjadi babak baru dari mekanisme pemantauan gencatan senjata setahun terakhir di tengah perang Israel-Hizbullah.
PAUS Leo XIV menyerukan diakhiri perang antara Israel dan Hizbullah di Libanon, kemarin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved