Kamis 06 Agustus 2020, 08:00 WIB

Vaksin Covid-19 Mulai Tersedia di Tiongkok Akhir Oktober

Antara | Internasional
Vaksin Covid-19  Mulai Tersedia di Tiongkok Akhir Oktober

Sao Paulo State Government / AFP
Petugas menyuntikkan vaksin covid-19 buatan Tiongkok kepada relawan untuk uji klinis digelar oleh Pemerintah Kota Sao Paulo, Brasil

 

Tiongkok memastikan vaksin covid-19 mulai tersedia akhir Oktober 2020. Penegasan itu disampaikan Tao Lina, peneliti vaksin covid-19 dari Shanghai.

"Kemungkinan Tiongkok sudah memiliki vaksin covid-19 paling cepat pada akhir Oktober karena beberapa vaksin domestik covid-19 telah memasuki uji klinis tahap ketiga. Dan perlu waktu sekitar sebulan untuk melihat dampaknya pada sampel," kata Tao Lina, peneliti vaksin dari Shanghai, Kamis (6/8).

Sebanyak 220 juta dosis akan diproduksi di Tiongkok dan terlebih dahulu disuntikkan kepada staf medis, orang-orang yang bekerja di bandara udara, dan petugas pemeriksaan pos perbatasan. Setelah cadangan untuk kebutuhan dalam negeri Tiongkok dirasa aman, vaksin tersebut baru bisa diekspor ke beberapa negara tujuan potensial, seperti Filipina dan Brazil.
  
China National Biotec Group (CNBG) pada Rabu (5/8) mengumumkan bahwa ruang produksi inaktif vaksin covid-19 yang berafiliasi dengan Beijing Institute of Biological Products telah lolos uji nasional. Fasilitas yang diklaim sebagai yang pertama di dunia itu telah mengantongi sertifikat produksi sehingga sekarang siap digunakan, demikian dinyatakan pihak CNBG.
  
CNBG juga berafiliasi dengan China National Pharmaceutical Group (Sinoparm), badan usaha milik pemerintah China yang bergerak di bidang farmasi. Beijing Institute, jelas CNBG, hanya butuh waktu dua bulan untuk merampungkan bangunan produksi vaksin tersebut pada 15 April. 
  
Departemen terkait telah melakukan uji keamanan biologi fasilitas produksi tersebut pada Juli dengan kesimpulan bahwa fasilitas tersebut memenuhi standar nasional, sehingga harus segera beroperasi untuk memproduksi secara massal vaksin covid-19, sebagaimana pernyataan CNBG.
  
Setelah pabrik di Beijing dan di Wuhan beroperasi, CNBG mampu memproduksi 220 juta dosis vaksin covid-19. Sinopharm pada 30 Juli telah meluncurkan uji tahap ketiga covid-19 di Brazil. Sebelumnya, perusahaan tersebut juga melakukan hal yang sama di Uni Emirat Arab dengan melibatkan 15.000 sukarelawan lokal, termasuk para ekspatriat.
  
Perusahaan Jerman BioNTech dan mitranya dari Tiongkok, Shanghai Fosun Pharmaceutical, pada Rabu (5/8) mengumumkan sebanyak 72 partisipan telah diberi suntikan BNT162b1, kandidat vaksin covid-19 berbasis teknologi mRNA milik BioNTech. Kandidat vaksin itu juga telah mendapatkan persetujuan dari regulator China karena kedua perusahaan tersebut juga mengembangkan kandidat vaksinnya di Tiongkok.

baca juga: Rata-Rata 1 Orang Meninggal Setiap 15 Detik karena Covid-19
  
Para ilmuwan dari Hong Kong dan Makau, Senin (3/8), melakukan terobosan pengembangan rekombinan vaksin covid-19 agar nantinya dapat diproduksi secara massal dengan biaya lebih murah. Pihak Kementerian Industri dan Teknologi Informasi Tiongkok (MIIT) pada akhir Juli menyebutkan bahwa Tiongkok memiliki 13 perusahaan yang mulai mengembangkan vaksin covid-19, sembilan di antaranya sudah mendapatkan persetujuan uji klinis. (OL-3)


 

Baca Juga

Metro TV/Prasetyo Prayogo

Kerja Sama Antar-Parlemen Dorong Hubungan Indonesia-Uzbekistan

👤Prasetyo Prayogo 🕔Senin 17 Mei 2021, 20:16 WIB
Menurut Gobel, kunjungan itu terjadi karena latar belakang dari penduduk Indonesia dan Uzbekistan yang mayoritas...
Ilustrasi

AS Rilis Laporan Kebebasan Beragama Internasional 2020

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Senin 17 Mei 2021, 19:30 WIB
AS berkomitmen untuk membela kebebasan beragama dan berkeyakinan, sejak berabad-abad lalu dan berlanjut sampai hari...
AFP / MARWAN NAAMANI

Percepat Vaksin, Dubai bakal Izinkan Hotel Beroperasi Penuh

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 17 Mei 2021, 19:25 WIB
Dubai yang termasuk dalam Uni Emirat Arab (UEA) dikabarkan masuk dalam negara yang cepat dalam penyuntikkan vaksinasi secara...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Optimalkan Potensi Zakat, Ekonomi Bergerak

Berdasarkan data outlook zakat Indonesia pada 2021 yang dipublikasikan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), potensi zakat Indonesia mencapai Rp327,6 triliun.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya