Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Boris Johnson mengatakan Inggris siap memberikan bantuan untuk Libanon setelah ledakan besar mengguncang kawasan pelabuhan ibu kota Beirut yang menewaskan puluhan orang dan melukai lebih dari 2.500 lainnya.
"Gambar dan video dari Beirut malam ini mengejutkan," tulis Johnson di Twitter. "Perhatian dan doa saya bersama orang-orang yang terperangkap dalam insiden mengerikan ini."
"Inggris siap memberikan dukungan dengan cara apa pun yang kami bisa, termasuk kepada warga negara Inggris yang terkena dampak," lanjutnya.
Sebelumnya, Presiden Libanon Michel Aoun mengatakan sebanyak 2.750 ton amonium nitrat ditimbun selama enam tahun di gudang pelabuhan, lokasi terjadinya ledakan amat masif yang mengguncang Beirut, Selasa (4/8).
Baca juga: Warga Australia Tewas dalam Ledakan di Beirut
Aoun menyebut penimbunan zat kimia bersifat eksplosif tersebut tidak dapat diterima karena dilakukan secara serampangan tanpa memperhatikan aspek keamanan.
Amonium nitrat adalah senyawa kimia yang biasa digunakan untuk pupuk dan menjadi campuran zat dalam konstruksi pertambangan.
Presiden meminta kabinet pemerintahan menggelar rapat darurat terkait ledakan ini pada Rabu (5/8) serta mengatakan status darurat selama dua pekan harus segera diumumkan.
Sejauh ini, setidaknya 78 orang dilaporkan tewas akibat ledakan, sementara sekitar 4.000 orang lainnya mengalami luka-luka.
Otoritas setempat menyebut kemungkinan korban meninggal dunia masih akan terus bertambah seiring dengan proses evakuasi oleh petugas yang mencari korban di bawah reruntuhan bangunan.
"Apa yang kami saksikan di sini adalah sebuah malapetaka dahsyat. Korban bergelimpangan, kerusakan terjadi di mana-mana," ujar kepala
Palang Merah Libanon George Kettani. (Ant/OL-1)
Ia menyebut jumlah tersebut setara dengan “ratusan bus sekolah yang dipenuhi anak-anak yang melarikan diri demi keselamatan mereka setiap 24 jam.”
Israel mengatakan pihaknya tidak menargetkan tentara Libanon karena pertempuran mereka bukan dengan mereka, melainkan dengan Hizbullah.
Israel pertimbangkan mobilisasi 450 ribu pasukan cadangan untuk menghadapi eskalasi konflik dengan Libanon, termasuk opsi operasi darat.
SERANGAN roket menghantam Israel pada Senin (16/3). Delapan orang dilaporkan terluka. Serangan tersebut disebut diluncurkan oleh Hizbullah dari Libanon serta oleh Iran.
Israel meluncurkan gelombang serangan udara baru ke Beirut dan wilayah selatan Lebanon. Lebih dari satu juta orang dilaporkan mengungsi dalam dua minggu terakhir.
Pasukan Zionis kemudian melakukan serangan ke sejumlah titik di Libanon, antara lain Beirut selatan serta wilayah Libanon selatan dan timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved