Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PIHAK berwenang Libanon mengatakan setidaknya 73 orang tewas dan sekitar 3.700 lainnya cedera dalam ledakan masif di pelabuhan di ibu kota Beirut.
Ledakan pada Selasa (4/8) waktu setempat itu mengirim gelombang kejut ke seluruh kota, menyebabkan kerusakan luas bahkan di pinggiran ibu kota.
Penyebab ledakan belum segera jelas. Para pejabat menghubungkan ledakan itu dengan sekitar 2.700 ton amonium nitrat yang disita yang disimpan di gudang di pelabuhan selama enam tahun.
Baca juga: Pompeo Tawarkan Bantuan untuk Libanon
Presiden Libanon Michel Aoun mengumpulkan Dewan Pertahanan Tinggi negara itu menyusul ledakan itu.
Dewan Pertahanan Tinggi Libanon, yang menyatukan presiden dan semua agen keamanan utama, menyatakan Beirut sebagai kota yang dilanda bencana.
Setelah pertemuan dewan di istana presiden Baabda, yang juga dihadiri Perdana Menteri Hassan Diab, diumumkan sejumlah hal. Di antaranya komite investigasi telah ditugaskan menentukan siapa yang bertanggung jawab atas ledakan dalam waktu lima hari.
Selain itu, para keluarga korban akan dibayar kompensasi dan lalu lintas impor akan dialihkan ke pelabuhan Tripoli di Libanon utara. (Al Jazeera/OL-1)
Ia menyebut jumlah tersebut setara dengan “ratusan bus sekolah yang dipenuhi anak-anak yang melarikan diri demi keselamatan mereka setiap 24 jam.”
Israel mengatakan pihaknya tidak menargetkan tentara Libanon karena pertempuran mereka bukan dengan mereka, melainkan dengan Hizbullah.
Israel pertimbangkan mobilisasi 450 ribu pasukan cadangan untuk menghadapi eskalasi konflik dengan Libanon, termasuk opsi operasi darat.
SERANGAN roket menghantam Israel pada Senin (16/3). Delapan orang dilaporkan terluka. Serangan tersebut disebut diluncurkan oleh Hizbullah dari Libanon serta oleh Iran.
Israel meluncurkan gelombang serangan udara baru ke Beirut dan wilayah selatan Lebanon. Lebih dari satu juta orang dilaporkan mengungsi dalam dua minggu terakhir.
Pasukan Zionis kemudian melakukan serangan ke sejumlah titik di Libanon, antara lain Beirut selatan serta wilayah Libanon selatan dan timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved