Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA Ledakan besar mengguncang ibu kota Lebanon, Beirut, Selasa (4/8) waktu setempat. Ratusan orang dilaporkan terluka dan sejumlah bangunan hancur. Ledakan juga menyebabkan asap hitam menyelimuti kawasan komersial Hamra yang dekat dengan lokasi ledakan.
Ledakan terjadi di salah satu pelabuhan di Beirut. Petugas keamanan masih menyelidiki asal-muasal ledakan yang terdengar hingga wilayah Nicosia, Siprus, yang berjarak 240 kilometer dari lokasi ledakan itu.
Aparat keamanan dilaporkan telah memblokir akses masuk ke area pelabuhan yang masih terlihat diselimuti api itu. Aparat hanya mengizinkan ambulans, pemadam kebakaran, dan kerabat dari orang yang berada di pelabuhan untuk masuk ke area tersebut.
"Lusinan orang terluka," kata petugas keamananan disana dikutip dari AFP.
Baca juga : Banjir di Korsel, 14 Orang Tewas
Media Lebanon menayangkan gambar yang memperlihatkan banyak orang yang terjebak di reruntuhan bangunan dan berjalan tertatih dengan berlumuran darah usai ledakan besar itu.
Orang yang terluka akibat ledakan itu terlihat dibawa ke Clemenceau Mediacl Centre, diantara yang terluka juga terdapat anak-anak.
Ledakan itu terjadi di tengah situasi krisis ekonomi yang melanda Lebanon yang menyebabkan hampir setengah populasinya kini berada di bawah garis kemiskinan.
"Saya merasakan seperti ada gempa bumi, ledakan ini lebih besar dibandingkan bom yang terjadi pada 2005 saat pembunuhan Rafic Hariri," kata seorang perempuan yang diwawancarai AFP di pusat kota Lebanon. AFP/OL-7)
AMERIKA Serikat menetapkan organisasi Ikhwanul Muslimin di Mesir, Libanon, dan Yordania sebagai kelompok teroris. Maklum, organisasi itu sudah lama menjadi musuh Israel.
Militer Israel mengklaim serangannya menewaskan tiga anggota Hizbullah.
Presiden Libanon Joseph Aoun menegaskan komitmen pemerintah untuk mengutamakan perdamaian sekaligus menata ulang keamanan domestik.
Militer Israel kembali melancarkan serangan udara di Libanon selatan kurang dari sehari setelah pembicaraan langsung pertama.
Pertemuan yang berlangsung di markas UNIFIL menjadi babak baru dari mekanisme pemantauan gencatan senjata setahun terakhir di tengah perang Israel-Hizbullah.
PAUS Leo XIV menyerukan diakhiri perang antara Israel dan Hizbullah di Libanon, kemarin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved