Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
HAMPIR 1 juta orang di Beirut tidak bisa memenuhi kebutuhan dasar mereka dan anak-anak kemungkinan akan mati kelaparan pada akhir tahun ini. Hal itu diungkapkan lembaga amal Save the Children, Rabu (29/7).
Lembaga itu mengatakan sebanyak 910 ribu orang, lebih dari separuhnya adalah anak-anak, di Beirut tidak memiliki makanan yang memadai karena krisis ekonomi.
"Kita akan mulai melihat anak-anak mati kelaparan sebelum tahun ini berakhir," ujar Penjabat Direktur Save the Children Libanon Jad Sakr.
Baca juga: Selama Pandemi 10 Ribu Anak Per Bulan Meninggal Kelaparan
Perekonomian Libanon runtuh dalam beberapa bulan terakhir dengan mata uang mereka kehilangan 80% nilai, perusahaan ditutup secara massal, dan angka kemiskinan meroket bersama meningkatnya angka pengangguran.
Krisis ekonomi terburuk dalam sejarah Lebanon itu diperparah dari hilangnya pendapatan akibat pandemi covid-19.
"Krisis ini memukul semua orang, keluarga Libanon, Palestina, dan pengungsi Suriah," ujra Sakr.
Karenanya, Save the Children mendesak pemerintah Libanon yang belum mencapai kata sepakat dengan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk mendapatkan dana bantuan darurat untuk menyiapkan dana bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga mereka. (AFP/OL-1)
Ia menyebut jumlah tersebut setara dengan “ratusan bus sekolah yang dipenuhi anak-anak yang melarikan diri demi keselamatan mereka setiap 24 jam.”
Israel mengatakan pihaknya tidak menargetkan tentara Libanon karena pertempuran mereka bukan dengan mereka, melainkan dengan Hizbullah.
Israel pertimbangkan mobilisasi 450 ribu pasukan cadangan untuk menghadapi eskalasi konflik dengan Libanon, termasuk opsi operasi darat.
SERANGAN roket menghantam Israel pada Senin (16/3). Delapan orang dilaporkan terluka. Serangan tersebut disebut diluncurkan oleh Hizbullah dari Libanon serta oleh Iran.
Israel meluncurkan gelombang serangan udara baru ke Beirut dan wilayah selatan Lebanon. Lebih dari satu juta orang dilaporkan mengungsi dalam dua minggu terakhir.
Pasukan Zionis kemudian melakukan serangan ke sejumlah titik di Libanon, antara lain Beirut selatan serta wilayah Libanon selatan dan timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved