Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
DPR Amerika Serikat (AS), Rabu (22/7), sepakat untuk membersihkan Capitol Hill dari patung orang-orang yang menjabat di era konfederasi atau perang bersaudara AS pada abad ke-19.
Meski keputusan itu disepakati di DPR, tempat Partai Demokrat menjadi mayoritas, keputusan itu masuh butuh persetujuan Senat yang dikuasai Partai Republik.
Presiden AS Donald Trump yang menolak menyingkirkan patung-patung bersejarah juga harus menandatangani RUU itu agar aturan itu bisa menjadi Undang-Undang.
Baca juga: Pegawai Pemerintah AS Dilarang Main TikTok
RUU itu memerintahkan Capitol Hill, tempat gedung Kongres AS berada, dibersihkan dari patung-patung orang-orang yang secara sukarela bekerja untuk Konfederasi.
Di era Perang Saudara 1861-65, sejumlah negara bagian di wilayah selatan AS memberontak dan mendirikan republik independen agar bisa tetap memelihara budak.
Aktivis dan banyak warga Afrika Amerika memandang bendera Konfederasi dan patung serta tugu Konfederasi sebagai simbol rasisme. Namun, warga kulit putih, terutama warga di wilayah selatan memandang hal itu sebagai simbol sejarah. (AFP/OL-1)
Benfica membela pemain mereka Gianluca Prestianni, yang kini berada di bawah penyelidikan UEFA atas dugaan pelecehan rasisme terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior.
Pernyataan keras Presiden FIFA itu menyusul dugaan insiden rasisme yang menimpa bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/26 melawan Benfica.
anggota dpr Nyoman Parta, berharap masyarakat Bali mulai menjauhkan diri dari praktik rasisme yang kerap diarahkan kepada warga pendatang.
BEK Real Madrid, Trent Alexander-Arnold, mengecam keras dugaan rasisme yang dialami rekan setimnya, Vinicius Junior, saat Los Blancos menang 1-0 atas SL Benfica.
Kemenangan tipis 1-0 Real Madrid atas Benfica pada leg pertama playoff fase gugur Liga Champions, Rabu (18/2/) dini hari WIB, harus dibayar mahal dengan mencuatnya isu rasisme.
Kylian Mbappe mengonfirmasi dugaan pelecehan rasis yang dilakukan pemain Benfica, Prestianni, kepada Vinicius Jr. Mbappe mendesak UEFA ambil tindakan tegas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved