Headline

Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.

Banjir Besar Landa Wilayah Tiongkok, Lebih dari 140 Orang Tewas

Deri Dahuri
15/7/2020 12:04
Banjir Besar Landa Wilayah Tiongkok, Lebih dari 140 Orang Tewas
Foto udara wilayah Provinsi Jiangxi, Tiongkok yang terendam banjir. Banjir yang melanda Tiongkok menelan korban jiwa lebih dari 140 orang.(STR / AFP)

BANJIR besar melanda wilayah tengah dan umur Tiongkok. Banjir yang dipicu hujan deras itu telah menelan jiwa lebih dari 140 orang. Tak hanya itu, banjir juga telah berdampak terhadap 38 juta orang dan merusak 28 ribu rumah.

Banjir di Tiongkok kali ini disebutkan sebagai bencana banjir terburuk dalam lebih dari 30 tahun terakhir. Masyarakat di sejumlah Tiongkok tengah mengantisipasi hujan lebih besar lagi.

Kota Wuhan di Provinsi Hubei, Tiongkok, telah dinyatakan sebagai 'ground zero' virus korona atau Covid-19 justru tengah menghadapi ancaman banjir besar. Pasalnya Wuhan dilintasi aliran sungai Yangtze yang sewaktu-waktu meluap karena tingginya curah hujan.  

Media lokal yang dikelola pemerintah setempat melaporkan debit air di sungai Yangtze mengalami kenaikan tiga level dari biasanya.

Tak sungai Yangtze, sebanyak 33 sungai lainnya mengalami peningkatan debit air dan bisa meluap menimbulkan banjir bandang. Pejabat Tiongkok mengatakan 433 sungai lainnya yang menyebar di wilayah Tiongkok untuk diwaspadai. 

Provinsi yang paling terdampak banjir besar adalah Jiangxi, Hubei, dan Hunan yang berada di wilayah tengah Tiongkok serta Anhui, Zhejiang dan Jiangsu di wilayah timur Tiongkok termasuk pula Kota Chongqing. 

Untuk meningkatkan kewaspadaan banjir besar, pada Minggu (12/7), Presiden Tionglok telah meminta pihak berwenang di seluruh wilayah yang terdampak banjir untuk membantu korban banjir dan bertindak 'berani'. 

Bencana banjir terburuk yang melanda Tiongkok terjadi pada tahun 1998 akibat dampak El Nino dan menewaskan lebih dari 4.000 orang yang tinggal di sepanjang sungai Yangtze. (AFP/Aljazeera/OL-09)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Deri Dahuri
Berita Lainnya