Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Brasil, Jair Bolsonaro, telah dinyatakan positif terkena covid-19 setelah selama ini kerap meragukan keseriusan virus tersebut.
Namun, Bolsonaro berkeras tetap merasa sehat dan hanya mengalami gejala ringan. Dia pun mengabaikan langkah-langkah penanganan seperti menjaga jarak sosial meski Brasil telah menjadi negara yang paling parah terkena dampaknya di benua Amerika, dengan lebih dari 66.000 orang tewas.
“Hasil tes sudah keluar, positif. Saya sedang mengonsumsi hydroxychloroquine dan azithromycin sebagai obatnya,” kata Bolsonaro, 65, kemarin.
Hydroxychloroquine adalah obat yang biasanya dipakai menangani malaria dan lupus dang azithromycin merupakan antibiotik yang bisa dipakai menangani pneumonia. Ia mengaku mulai merasa tidak enak badan sejak Minggu (5/7). Kondisinya terus memburuk dengan gejala lelah dan demam hingga 38 celsius. “Tapi saya tetap merasa baik dan tenang,” tegasnya.
Bolsonaro membenarkan telah membatalkan sejumlah acara untuk beberapa hari ke depan. Sambil menjalani perawatan, ia akan mengadakan rapat virtual dengan para bawahannya.
Mengikuti Trump
Brasil ialah alasan besar mengapa kasus covid-19 di Amerika Latin dan Karibia kini telah melampaui 3 juta kasus.
Menurut penghitungan AFP, wilayah tersebut telah mengonfi rmasi hampir 140.000 kasus kematian dan hampir setengahnya terjadi di Brasil. Langkah Bolsonaro, yang mengabaikan risiko tersebut, mengikuti kebijakan yang diterapkan di Amerika Serikat oleh pemerintahan Trump.
Brasil sejauh ini tidak memiliki strategi yang kompak dalam menangani krisis covid-19. Perselisihan terus terjadi antara pejabat pusat dan pemerintahan fede ral. Dua menteri kesehatan juga telah berhenti karena ketidaksetujuan dengan strategi Bolsonaro.
Hal paling menonjol ialah keputusan Brasil untuk terus memakai chloroquine dan hydroxychloroquine meskipun belum banyak penelitian ilmiah yang membuktikan manfaat kedua obat untuk melawan covid-19.(Van/X-11)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved