Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Selatan (Korsel) memantau per gerakan militer Korea Utara (Korut) menyusul rencana Pyongyang mengirim selebaran propaganda melintasi perbatasan. Seoul membuka semua opsi untuk merespons, termasuk aksi militer.
Korea Utara sedang bersiap untuk melepaskan sekitar 3.000 balon yang membawa 12 juta selebaran propaganda ke Korea Selatan, menurut KCNA, lantaran kegagalan Korsel menghentikan para pembelot mengirim selebaran anti-Pyongyang.
“Kami memantau dengan saksama langkahlangkah yang militer Korea Utara lakukan mengenai pengorbanan sepanjang waktu. Dalam persiapan untuk berbagai kemungkin an, kami mempertahankan postur kesiapan yang kuat,” kata Kolonel Kim Jun-rak, juru bicara Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS), kemarin.
Korea Utara tidak menjelaskan kapan dan bagaimana akan mengirim selebaran. Namun, negara komunis itu bisa menggunakan drone untuk menerbangkannya. Bahkan, Korea Utara mungkin mendistribusikannya melalui laut dari kapal. “Jika Korea Utara menggunakan pesawat tak berawak, misalnya, yang melanggar perjanji an militer antar-Korea, kami akan terpaksa mengambil tindakan militer yang sesuai,” ungkap seorang pejabat JCS kepada Yonhap New Agency.
Pengeras suara propaganda
Selain selebaran, Korea Utara telah menyelesaikan pengaturan sekitar 20 pengeras suara propaganda di daerah-daerah di sepanjang perbatasan antar-Korea, sekitar setengahnya di zona demiliterisasi.
Korea Utara bisa memasang lebih banyak karena sebelumnya telah mengoperasikan sekitar 40 pengeras suara. Pyongyang mungkin akan melanjutkan siaran melalui pengeras suara, bersama dengan pengiriman selebaran anti-Seoul, setelah mendapatkan persetujuan dari Komisi Militer Pusat Partai Buruh yang berkuasa.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Korea Selatan Choi Hyun-soo mengatakan Korea Utara harus membayar mahal jika mengambil tindakan yang menggagalkan upaya yang telah Selatan dan Utara lakukan untuk memajukan hubungan antar-Korea dan menjaga perdamaian di Semenanjung Korea. “Kami akan mengambil tindakan yang diperlukan, bergantung pada situasinya.” (Yonhap/SCMP/Hym/I-1)
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol dijatuhi hukuman 5 tahun penjara.
Di drakor ini, Kim Seon-ho memerankan karakter bernama Joo Ho-jin. Ho-jin merupakan penerjemah multibahasa yang ditugaskan sebagai penerjemah untuk bintang top Cha Mu-hee (Go Youn-jung).
Pengadilan Seoul akan membacakan vonis terhadap mantan Presiden Yoon Suk Yeol atas tuduhan menghalangi penyidikan terkait deklarasi darurat militer 2024.
Korea Selatan dilanda tren "Dubai Chewy Cookie". Terinspirasi dari cokelat viral Dubai, hidangan penutup ini laku keras berkat pengaruh K-Pop dan visual yang menggoda.
Jaksa khusus menuntut hukuman mati bagi mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol terkait upaya pemberontakan melalui deklarasi darurat militer yang gagal.
PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menyalurkan beasiswa senilai Rp100 juta kepada Jakarta Indonesia Korean School (JIKS).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved