Senin 15 Juni 2020, 15:33 WIB

Puncak Covid-19 India Diperkirakan Pertengahan November

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Puncak Covid-19 India Diperkirakan Pertengahan November

AFP
Seorang pelayan restoran melayani pengunjung saat restoran dibuka kembali.

 

Peneliti dalam sebuah studi baru mengatakan, Minggu (14/6), memperkirakan periode puncak pandemi covid-19 di India tiba sekitar pertengahan November, di saat terjadi kekurangan ruang isolasi dan ICU, dan ventilator. Badan penelitian medis top India, Indian Council for Medical Research, menugaskan Operations Research Group untuk melakukan penelitian.

"Lockdown menggeser puncak pandemi sekitar 34 hingga 76 hari, dan membantu menurunkan jumlah infeksi 69% hingga 97% sehingga memungkinkan waktu bagi sistem perawatan kesehatan untuk menopang sumber daya dan infrastruktur," ujarnya.

"Dengan langkah pemerintah yang berkelanjutan dalam meningkatkan infrastruktur dan laju epidemi yang berbeda di berbagai daerah, dampak dari kebutuhan yang tidak terpenuhi dapat dikurangi," tambah peneliti itu.

Baca Juga: India Kewalahan Terapkan Lockdown Korona

Jika cakupan tindakan kesehatan masyarakat dapat ditingkatkan hingga 80%, epidemi dapat dikurangi.

India, negara terparah keempat di dunia, pada Minggu mengalami peningkatan harian tertinggi kasus covid-19. Negara Asia Selatan ini melaporkan 11.929 infeksi baru, termasuk 311 kematian, dalam 24 jam terakhir.

Penghitungan mencapai 320.922 kasus, termasuk 9.195 kematian terkait virus. Demikian menurut Kementerian Kesehatan.

Pemerintah pada 30 Mei memperlonggar lockdown di seluruh negeri berpopulasi lebih dari 1,3 miliar orang itu. Namun, pembatasan telah diperluas di zona-zona penularan.

Baca Juga: Kelompok Hindu India Minum Air Kencing Sapi untuk Tangkal Korona

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Amit Shah mengadakan pertemuan penting untuk mengatasi Covid-19 di Delhi. Dia mengumumkan berbagai langkah untuk ibu kota nasional seperti meningkatkan pengujian tiga kali dalam enam hari, menyediakan 500 gerbong kereta yang dikonversi untuk meyediakan 8.000 tempat tidur lebih untuk pasien covid-19, dan langkah-langkah memastikan ketersediaan tempat tidur di rumah sakit swasta dengan harga lebih rendah.

Setelah Maharashtra dan Tamil Nadu, Delhi adalah negara bagian paling parah ketiga di India, dan situasinya tampaknya tidak terkendali. (AA/Hym)

Baca Juga

AFP

Kongres AS Soroti Masalah Uighur

👤MI 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 00:25 WIB
KOMISI bipartisan Kongres Amerika Serikat melaporkan Tiongkok mungkin telah melakukan genosida dalam perlakuannya terhadap...
AFP

Biden Janjikan Program Besar

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 00:10 WIB
PRESIDEN terpilih Amerika Serikat Joe Biden akan mengusulkan paket penyelamatan senilai US$1,9 triliun untuk memerangi kemerosotan ekonomi...
AFP/Andrew Harnik

Biden Luncurkan Paket Bantuan Covid-19, Berikut Rinciannya

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 15 Januari 2021, 16:14 WIB
Jika diadopsi, proposal akan mencapai US$1.400 hingga US$600 dalam pembayaran langsung kepada individu yang baru-baru ini disetujui oleh...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya