Jumat 05 Juni 2020, 17:37 WIB

Hong Kong Dilanda Krisis, Warga Cari Suaka ke Negara Lain

Nur Aivanni | Internasional
Hong Kong Dilanda Krisis, Warga Cari Suaka ke Negara Lain

AFP/Isaac Lawrence 
Sebuah tulisan besar berbunyi "Free HK" terpasang di Victoria Park, Hong Kong.

 

SEMAKIN banyak pengunjuk rasa di Hong Kong yang mencari suaka ke luar negeri. Apalagi Tiongkok semakin memperketat kontrol terhadap Hong Kong.

Seperti Crystal, warga Hong Kong yang mencari perlindungan di Kanada. "Teman-teman dan keluarga saya tidak tahu tentang situasi yang saya alami. Mereka mengira saya pergi untuk belajar di luar negeri," tutur Crystal.

Aktivis yang saat ini berada di Kanada mengungkapkan setidaknya 50 mantan pengunjuk rasa Hong Kong telah mengajukan permohonan suaka. Tepatnya, sebelum pandemi covid-19 menghentikan sebagian besar perjalanan internasional.

Baca juga: Merkel: Bukan Hanya AS, Rasisme Juga Terjadi di Jerman

Sementara itu, ratusan demonstran memilih pindah ke Taiwan. Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen, mengatakan pihaknya berusaha mengakomodasi pengunjuk rasa.

Krisis saat ini berpotensi menimbulkan eksodus, setelah Tiongkok mengumumkan rencana penerapan Undang-Undang (UU) Keamanan Nasional di Hong Kong. Tiongkok menyatakan regulasi itu diperlukan untuk membendung terorisme dan separatisme.

Pejuang pro-demokrasi khawatir aturan itu membawa tekanan politik Beijing ke Hong Kong, yang seharusnya menjamin kebebasan dan otonomi. Setelah Inggris menyerahkan kedaulatan Hong Kong kepada Tiongkok pada 1997.

Baca juga: Parlemen Tiongkok Setujui RUU Keamanan Hong Kong

Kanada muncul sebagai tujuan favorit, lantaran banyak jaringan aktivis yang membantu orang-orang keluar dari Tiongkok sejak tragedi Tiananmen pada1989. "Kami percaya ada banyak warga Hong Kong yang mencari suaka di Kanada, karena situasi Hong Kong dalam kekacauan," pungkas Martin, anggota New Hong Kong Cultural Club.

Adapun permohonan suaka di Kanada diputuskan oleh pengadilan independen, bukan pemerintah. Sementara itu, Taiwan juga menawarkan tempat suaka potensial yang lebih dekat. Mengingat tidak ada aturan terkait pengungsi, sebagian besar warga Hong Kong harus mencari visa bisnis dan pelajar.(AFP/OL-11)

 

Baca Juga

AFP/Daniel SLIM

Korban Tewas Covid-19 di AS Melebihi Perang Dunia II

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 21 Januari 2021, 08:34 WIB
Pada malam hari, pelacak menunjukkan bahwa 405.400 orang telah meninggal akibat penyakit yang disebabkan virus korona baru itu di...
AFP/Drew Angerer/Getty Images

Kendali Senat AS Beralih ke Partai Demokrat

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 21 Januari 2021, 08:00 WIB
Dengan mengambil alih kendali Senat dan mempertahankan kekuasaan di DPR, Partai Demokrat kini menguasai semua tingkat kekuatan di...
 Alex Wong/Getty Images/AFP

Trump Tulis Surat, Biden: Surat yang Sangat Murah Hati

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 21 Januari 2021, 07:34 WIB
Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa Donald Trump telah meninggalkan surat yang sangat murah hati di Oval Office, sesuai dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya