Selasa 02 Juni 2020, 07:45 WIB

Facebook dan Snapchat Kecam Ketidaksetaraan Ras

Antara | Internasional
Facebook dan Snapchat Kecam Ketidaksetaraan Ras

AFP/Denis Charlet
Logo aplikasi Facebook dan Snapchat di ponsel

 

FACEBOOK Inc dan Snap Inc mengecam ketidaksetaraan ras yang terjadi di Amerika Serikat dan merebak setelah kematian George Floyd di Minneapolis.

"Kita tidak bisa mengakhiri rasisme sistemik tanpa membuat kesempatan yang sama untuk semua orang secara simultan, tidak memandang latar belakang mereka," kata CEO Snap, Evan Spiegel, lewat email untuk kalangan internal.

Facebook dan Snapchat menyusul Intel Corp, Netflix Inc, Alphabet Inc, IBM Corp dan Nike Inc membuat pernyataan publik tentang kematian Floyd. Karyawan Facebook meminta CEO Mark Zuckerberg untuk lebih tegas terhadap unggahan Presiden Donald Trump soal aksi protes di Minneapolis.

Baca juga: Adele: Rasialisme masih Ada di Dunia Ini

Tapi, Zuckerberg mengatakan tidak akan melakukan apapun terhadap unggahan tersebut. Dia menyatakan Facebook akan memberikan dana sebesar 10 juta dolar untuk organisasi yang bekerja untuk isu keadilan ras.
  
Perusahaan teknologi besar seperti Facebook dan Google sejak lama berusaha mengakhiri diskriminasi terhadap orang Afrika-Amerika di lingkungan kerja. Insinyur berkulit hitam masih belum terwakili di dunia kerja di AS.(OL-5)

Baca Juga

AFP/Handout / Merck & Co,Inc.

Panel Kesehatan AS Sebut Pil Merck Bisa Cegah Keparahan Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 27 November 2021, 08:15 WIB
Obat, yang tengah menjalani uji klinis itu, diketahui mengurangi hingga separuh risiko dirawat di rumah sakit dan kematian bagi pasien...
AFP/Amer HILABI

Negara Arab Larang Perjalanan dari Afrika karena Varian Omicron

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 27 November 2021, 07:30 WIB
Ketujuh negara itu adalah Afrika Selatan, Namibia, Botswana, Zimbabwe, Mozambique, Lesotho, dan...
AFP/Lizabeth MENZIES / Centers for Disease Control and Prevention

WHO Beri Nama Varian Baru Covid-19 Omicron

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 27 November 2021, 05:21 WIB
"Berdasarkan data yang memperlihatkan perubahan pada epidemiologi covid-19, WHO menetapkan varian B.1.1.529 sebagai varian...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya