Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
HONG KONG telah melonggarkan kebijakan social distancing sejak Jumat (8/5) kemarin. Bar, gimnasium, salon kecantikan, dan bioskop mulai dibuka kembali akibat langkah pembatasan untuk membendung penyebaran virus korona jenis baru (Covid-19).
Antrean panjang terjadi di luar salah gedung olahraga di pusat keuangan Asia, Jumat (8/5) pagi. Para karyawan melakukan pemeriksaan suhu ketika orang-orang mulai kembali beraktivitas seperti sefia kala.
Baca juga: Sekjen PBB: Covid-19 Telah Memicu Tsunami Kebencian dan Xenofobia
Will Sutton, seorang warga Amerika Serikat, mencuit gambar-gambar suasana gimnasium lokal yang biasa ia sambangi. "Setelah tiga minggu tanpa olahraga, apa pun. Mari kita kembali berkeringat!" cuitnya.
Pemandangan semarak juga tampak di bar-bar di Hong Kong. "Aku sangat senang," kata seorang warga bernama Chow kepada Apple Daily di luar bar yang baru dibuka di Distrik Kowloon. "Aku sudah lama tidak ke sini."
Sebagian besar tempat hiburan Hong Kong ditutup pada awal April ketika kota itu dihantam gelombang infeksi kedua akibat Covid-19--terutama penduduk yang kembali dari Eropa dan Amerika Utara ketika pandemi itu meledak di sana. (AFP/OL-6)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved