Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Swedia mendaftarkan 2.021 kasus kematian akibat virus korona (covid-19). Sebanyak 16.755 orang dinyatakan positif covid-19, dengan penambahan 751 kasus baru pada Rabu-Kamis waktu setempat.
Peningkatan dramatis kasus covid-19 selama beberapa hari terakhir dapat dijelaskan bahwa fakta pengujian telah diperluas staf medis. Hal itu diungkapkan wakil ahli epidemiologi Swedia, Anders Wallensten, dalam konferensi pers reguler.
Baca juga: Mulai 20 April, Norwegia Relaksasi Lockdown
"Kami sama sekali tidak melihat penurunan kasus covid-19," ujar Wallensten seraya memperingatkan.
Lebih lanjut, dia menekankan pandemi masih jauh dari selesai. Warga pun diminta untuk tinggal di rumah. Selama konferensi pers, Wallensten juga membahas kesalahan dalam laporan pemodelan matematika yang disajikan dua hari sebelumnya. Laporan itu ditarik dan direvisi dan kemudian diterbitkan lagi pada Kamis.
Baca juga: Uni Eropa Diguncang Covid-19, Merkel: Ini Ujian Terberat
“Suatu variabel telah ditetapkan pada nilai yang salah. Itu memengaruhi keseluruhan analisis. Sekarang, perkiraan tanggal untuk puncak kurva infeksi telah ditetapkan pada 8 April dan bukan 15 April, seperti yang dikatakan sebelumnya,” terangnya.
“Juga, di Stockholm sekitar 26% penduduk kemungkinan terinfeksi covid-19 pada 1 Mei. Agak lebih rendah dari perkiraan sebelumnya," pungkas Wallensten.(Bernama/OL-11)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved