Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Kematian akibat Covid-19 di AS Lebih dari 32 Ribu

Nur Aivanni
18/4/2020 02:25
Kematian akibat Covid-19 di AS Lebih dari 32 Ribu
(AFP)

JUMLAH kematian akibat virus korona baru (covid-19) di AS naik di atas 32 ribu pada Kamis (16/4). Universitas John Hopkins dan
kedokteran mencatat kematian akibat covid-19 di Amerika Serikat (AS) mencapai 32.917, Kamis (16/4) pukul 20.00 waktu setempat. Ada penambahan 4.491 kematian dalam 24 jam terakhir, tertinggi selama pandemi.

Amerika Serikat ialah negara yang paling parah mengalami dampak covid-19 di dunia dengan kematian dua kali lipat hanya dalam seminggu dan diperbarui dalam beberapa hari selama dua hari berturut-turut. AS memiliki angka kematian tertinggi di dunia, diikuti Italia dengan 22.170 kematian, meskipun populasinya seperlima dari AS.

Spanyol memiliki 19.133 kematian dan Prancis 17.920 kematian. Lebih dari 671.425 kasus korona diterima di seluruh AS. Dikutip dari Channel, tujuh negara bagian di AS pada Kamis diperpanjang untuk mengekang wabah virus korona hingga 15 Mei.

Gubernur New York, Andrew Cuomo, memperpanjang aturan untuk tetap berada di rumah selama dua minggu lagi meski ada tren penurunan seperti rawat inap terkait dengan kasus virus korona di New York.

Dia mengatakan bahwa perpanjangan pembatasan pada bisnis dan kehidupan sosial itu berkoordinasi dengan enam negara tetangga yang setuju untuk mengambil pendekatan regional terkait dengan pembukaan kembali negara bagian.

Pekan lalu, Los Angeles memperpanjang pembatasannya hingga 15 Mei dan District of Columbia melakukan hal yang sama pada Rabu. “Apa
yang terjadi setelah itu, saya tidak tahu, kita akan lihat, bergantung pada apa yang dikatakan oleh data,” kata Cuomo, seperti dikutip dari Channel News Asia, kemarin.

Jumlah kasus virus korona di AS ialah 650 ribu pada Kamis dan naik 30 ribu pada Rabu, naik terbesar dalam lima hari, menurut penghitungan Reuters.


Tahapan akhiri lockdown

Presiden AS Donald Trump, Kamis (16/4), mengusulkan pedoman yang berisi bahwa gubernur negara bagian AS bisa menghidupkan kembali
ekonomi AS dari masa penutupan akibat virus korona dalam tiga tahap. Dalam briefing hariannya mengenai virus korona, Trump  emperdebatkan bahwa penutupan yang berkepanjangan bisa sangat berbahaya bagi ekonomi dan masyarakat AS.

“Kami tidak membuka semuanya sekaligus, tetapi satu langkah hatihati,” kata Trump kepada wartawan, tanpa dirinya memberikan rincian tentang pedomannya, seperti dikutip dari Channel News Asia, kemarin.

“Lockdown yang berkepanjangan digabungkan dengan depresi ekonomi yang dipaksakan akan menimbulkan korban yang banyak sekali dan luas jangkauannya pada kesehatan masyarakat,” kata Trump.

Sementara itu, Singapura melaporkan rekor 728 kasus baru covid-19 pada Kamis (16/4) sehingga jumlah total infeksi di negara itu menjadi 4.427 kasus.

“Dari kasus-kasus baru ini, 81% terkait dengan kelompok yang diidentifi kasi sebelumnya, sisanya sedang menunggu pelacakan kontak,” kata Kementerian Kesehatan (MOH) dalam rilis media.

Seorang bocah laki-laki Singapura berusia tujuh tahun dan anak perempuan Singapura berusia 13 tahun juga termasuk di antara kasus-kasus baru yang dilaporkan pada Kamis.

Prancis mencatat 753 kematian tambahan kasus infeksi virus korona, Kamis (16/4), sehingga total menjadi 17.920 orang meninggal, angka
tertinggi keempat di dunia. Namun, jumlah orang yang dirawat di rumah sakit telah menurun untuk hari kedua berturut-turut.

Sisi positif lain dari hasil tindakan lockdwon, Jerome Salomon, kepala otoritas kesehatan masyarakat, mengatakan total orang di unit perawatan intensif (ICU) turun untuk hari kedelapan berturut-turut, berjumlah 6.248 pasien, titik terendah sejak 1 April. “Upaya kolektif kita menunjukkan keefektifannya. Penyebaran virus mulai stabil pada tingkat tinggi dan itu adalah kabar baik,” kata Salomon.(CNA/(France24/Hym/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya