Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR 150 anggota keluarga Kerajaan Arab Saudi dilaporkan terjangkit virus korona (covid-19) dalam beberapa pekan terakhir.
Keponakan Raja Salman, Pangeran Faisal bin Bandar bin Abdulaziz Al Saudi, yang berusia 70 tahun, saat ini dalam perawatan intensif setelah tertular covid-10. Demikian bunyi laporan The New York Times, yang mengutip rumah sakit dan dokter di Saudi, berikut sejumlah sumber yang dekat dengan keluarga kerajaan.
Sementara itu, Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS), telah mengisolasi diri untuk menghindari wabah. Laporan Middle East Eye menyebutkan Raja Salman sekarang tinggal di sebuah istana pulau di Laut Merah.
Baca juga: Kasus Covid-19 di Arab Saudi Bisa Capai 200 Ribu
Sementara putranya, MBS, mengungsi dengan banyak menterinya ke lokasi terpencil di pantai yang sama tempat dia sebelumnya bersumpah untuk membangun Neom, sebuah kota yang futuristik.
Para dokter di Rumah Sakit King Faisal Arab Saudi, tempat anggota keluarga kerajaan dirawat, sedang mempersiapkan sebanyak 500 tempat tidur untuk mengantisipasi lonjakan pasien covod-19 dari keluarga kerajaan.
"Ada arahan untuk menyiapkan fasilitas VIP dari seluruh negeri," kata operator fasilitas elit mengacu pesan yang dikirim secara elektronik, Jumat (9/4).
Baca juga: Arab Saudi Minta Umat Muslim Tunda Rencana Berhaji
Lebih lanjut, surat peringatan itu menyatakan setiap anggota staf yang terinfeksi covid-19 akan dirawat di rumah sakit yang kurang elit, untuk memberikan ruang bagi para bangsawan. Mengingat, ada ribuan pangeran Saudi, yang kerap bepergian ke Eropa. Beberapa di antaranya diyakini tertular virus di luar negeri dan membawanya kembali ke Arab Saudi.
Negara kerajaan dengan populasi 33 juta jiwa telah melaporkan 2.932 kasus positif dan 41 kasus kematian. Pekan ini, kerajaan mulai memberlakukan jam malam di Ibu Kota Negara, Riyadh, dan beberapa kota lainnya, termasuk Jeddah dan Mekkah. Sebelumnya, pemerintah telah memberlakukan larangan perjalanan ke dan dari Riyadh, Mekkah dan Madinah. Serta, menutup sejumlah situs suci umat Islam demi menekan penyebaran virus.(Daily Sabah/OL-11)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved