Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG warga negara Indonesia dideportasi dari Korea Selatan (Korsel) karena melanggar aturan isolasi mandiri.
"Benar ada warga negara kita yang dideportasi oleh pemerintah Korea Selatan karena melanggar aturan isolasi mandiri. Yang bersangkutan telah tiba pada Rabu (8/4) difasilitasi dan diperiksa kesehatan tambahan," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha saat sesi jumpa pers di Jakarta, Kamis (9/4).
Baca juga: 984 WNI Jamaah Tabligh Tertahan di Lima Negara
Ia menjelaskan WNI itu tiba di Bandara Internasional Incheon, Korsel, pada 4 April. Tiga hari setelahnya, Kedutaan Besar RI di Seoul menyampaikan informasi pelanggaran aturan yang dilakukan WNI tersebut.
"Pada 8 April, proses deportasi dilakukan," terang Judha.
Baca juga: Pasien Sembuh Covid-19 Di Jatim Tertinggi di Pulau Jawa
WNI tersebut, imbuhnya, telah kembali ke wilayah asalnya di Bogor, Jawa Barat.
Ia menjelaskan, Korea Selatan mewajibkan seluruh pendatang menjalankan isolasi mandiri selama 14 hari. "Saat kedatangan, semua pendatang diminta untuk mengisi di mana tempat tinggalnya. Dan dilacak di lokasi yang bersangkutan, dia tidak tinggal sesuai alamat yang dituju," jelas Judha. (Ant/X-15)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved