Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
NEWS Corp Australia akan berhenti mencetak 60 surat kabar lokal pada pekan depan. Termasuk New South Wales Manly Daily, yang dicetak sejak 1906.
Pada Rabu (1/4) ini, grup media unggulan yang dimiliki penguasa media Rupert Murdoch itu mengumumkan pengehentian cetak 60 surat kabar regional. Perusahaan beralasan krisis pandemi virus korona (covid-19) menjadi pukulan baru di tengah penurunan iklan.
Lusinan pekerjaan diperkirakan akan hilang. Ketika surat kabar komunitas yang menjangkau enam juta orang per bulan, berada di bawah tekanan finansial sebelum covid-19 menghantam industri periklanan.
Baca juga: Langgar Karantina di Australia, Terancam Denda Hingga Rp110 Juta
News Corp menyatakan surat kabar di Negara Bagian New South Wales, Victoria, Queensland, dan South Australia akan berhenti mencetak dan beralih ke daring.
"Kami mengambil keputusan dengan sulit. Krisis virus korona menciptakan tekanan ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kami melakukan segala yang kami bisa untuk mempertahankan sebanyak mungkin pekerjaan," ujar Ketua Eksekutif News Corp Australia, Michael Miller.
"Penangguhan edisi cetak komunitas disebabkan penurunan pendapatan iklan, setelah pembatasan di beberapa tempat. Seperti lelang realestat dan inspeksi rumah, penutupan paksa tempat acara dan restoran, setelah darurat virus korona," terangnya.
Baca juga: Supermarket Australia Terapkan Waktu Belanja Khusus bagi Lansia
Banyak kelompok media Australia menggeser fokus ke konten daring sebelum pandemic covid-19 melanda. Pengumuman News Corp mengikuti serangkaian langkah penutupan media, termasuk AAP, yang akan berhenti beroperasi akhir tahun ini.
Langkah ini menggemakan tren global. Penerbit surat kabar terbesar Amerika Serikat (AS), Gannett, menetapkan cuti yang tidak ditentukan dan mengurangi gaji karyawan. Jatuhnya pembaca dan munculnya Google dan Facebook sebagai pemain dominan dalam periklanan, menyebabkan organisasi berita mengalami kesulitan finansial.(BangkokPost/Guardian/OL-11)
Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan pers harus menjaga kepercayaan publik di tengah disinformasi dan AI. Kolaborasi media, pemerintah, dan platform digital jadi kunci ruang informasi sehat.
Sepanjang 2025, isu kemerdekaan pers, profesionalisme jurnalistik, serta keberlanjutan ekonomi media menjadi tiga persoalan utama yang saling berkaitan.
Media massa bisa semakin berperan sebagai duta literasi keuangan untuk membantu meningkatkan literasi, inklusi, dan pelindungan konsumen secara langsung di masyarakat.
WALI Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan pihaknya membutuhkan media massa untuk mengoptimalkan penginformasian kepada publik.
Broadcast: Jangkau audiens masif! Pelajari definisi, strategi, dan cara efektif sebarkan informasi secara luas. Raih perhatian maksimal!
Di tengah arus informasi yang begitu deras, generasi muda harus memiliki kemampuan literasi media yang kuat agar dapat mencerna informasi dengan cerdas.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved