Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PASAR saham di AS anjlok pada Rabu (11/3), dengan kerugian yang dipercepat setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah virus korona sebagai pandemi. Dikutip dari BBC, Kamis (12/3), Dow Jones jatuh hampir 1.500 poin atau lebih dari 5,8%, sementara S&P 500 turun 4,9% dan Nasdaq turun 4,7%. Penurunan terjadi karena penyebaran virus korona telah mengguncang ekonomi global.
Kekhawatiran tentang penyakit tersebut telah mengganggu manufaktur, mendorong penutupan dan pembatalan yang meluas, dan membuat orang tetap berada di rumah. Pada Rabu (11/3), Menteri Keuangan Inggris Rishi Sunak meluncurkan paket £ 30 miliar, sementara Bank of England melakukan pemotongan darurat suku bunga.
Namun, Gedung Putih dan Kongres belum mencapai kesepakatan untuk bantuan ekonomi, setelah usulan Presiden AS Donald Trump tentang pemotongan pajak untuk pekerja gagal mendapatkan dukungan yang luas.
Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin pada Rabu mengatakan bahwa pemerintah berharap untuk memperpanjang tenggat waktu untuk pembayaran pajak, menutupi biaya cuti sakit untuk staf yang terpaksa tinggal di rumah, dan memberikan jaminan pinjaman untuk industri yang terkena dampak seperti maskapai penerbangan.
"Kami tidak hanya fokus pada masalah kesehatan, tetapi juga masalah ekonomi," katanya.
Pekan lalu, The Fed melakukan pemangkasan suku bunga darurat pertama sejak krisis keuangan dalam upaya menjaga agar uang tetap mengalir. Pergerakan tersebut terjadi seiring penyebaran virus korona yang dengan cepat mengatur ulang outlook pertumbuhan global tahun ini.
baca juga: Italia Tutup Semua Toko, Kecuali Toko Makanan dan Apotek
Ekonom di IHS Market mengatakan pertumbuhan global kemungkinan akan melambat menjadi 1,7% tahun ini, turun dari 2,5% yang diperkirakan bulan lalu. Perusahaan itu memperingatkan bahwa wabah itu kemungkinan akan mendorong Eropa, yang sudah mengalami pertumbuhan rendah, ke dalam resesi dan mengurangi pertumbuhan AS menjadi 1,8%.
"Penyebaran global epidemi Covid-19 adalah risiko tunggal terbesar yang dihadapi ekonomi dunia pada awal 2020," kata perusahaan itu. (BBC/OL-3)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 26 Februari 2026, sempat dibuka di zona hijau.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada pembukaan perdagangan Rabu, 25 Februari 2026, mengalami penguatan.
PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menegaskan posisinya sebagai pionir inovasi teknologi di industri pasar modal Indonesia melalui peluncuran versi terbaru LADI.
IHSG Selasa (24/2/2026) dibuka menguat 31,97 poin atau 0,44% ke posisi 7.218,34. Simak analisis pergerakan bursa saham domestik hari ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan performa impresif pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin, 23 Februari 2026.
OJK memberikan sanksi denda senilai Rp5,7 miliar kepada pihak-pihak yang terbukti melakukan manipulasi harga saham PT Impack Pratama Industri Tbk atau IMPC untuk saham gorengan
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved