Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
DUA kasus baru virus korona terdeteksi di Senegal, Rabu (4/3), menjadikan jumlah orang terinfeksi Covid-19 itu di negara Sub-Shara itu menjadi empat orang.
Salah satu pasien baru virus korona itu adalah seorang perempuan berusia 68 tahun, warga Prancis yang tiba di Senegal pada 29 Februari.
Suami perempuan itu, yang berusia 80 tahun, dinyatakan positif virus korona pada Selasa (3/3).
Kasus kedua pada Rabu (4/3) adalah seorang pria berusia 33 tahun yang tiba di Dakar dari London pada 24 Februari lalu.
Baca juga: Irak Umumkan Dua Korban Tewas Akibat Virus Korona
Kasus virus korona pertama di Senegal yang ditemukan pada Senin (2/3) merupakan kasus virus korona kedua di kawasan Sub-Sahara Afrika.
Kasus pertama di kawasan Sub-Sahara terdeteksi pada pekan lalu di Nigeria dengan pasien adalah warga negara Italia yang membawa virus itu setelah kembali ke ngaranya.
Adapun kasus pertama virus korona pertama di Afrika ditemukan di Mesir yang saat ini telah melaporkan dua kasus. (AFP/OL-1)
Prancis telah menghadapi tentangan dari para pemimpin beberapa bekas koloninya di Afrika di tengah memudarnya pengaruh Paris di kawasan itu.
PRESIDEN Senegal Bassirou Diomaye Faye pada Kamis (12/9) membubarkan Majelis Nasional yang dipimpin oposisi dalam upaya meredakan ketegangan di antara badan legislatif dan eksekutif.
Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat berhasil mengamankan 4 (empat) Warga Negara Asing (WNA)
Dewan Konstitusi Senegal mengesahkan kemenangan calon presiden Bassirou Diomaye Faye dengan lebih dari 54% suara dalam pemilihan presiden terakhir.
Bassirou Diomaye Faye, seorang kandidat anti-establishment, meraih kemenangan dalam pemilihan presiden Senegal, menandai perubahan politik yang signifikan.
Lebih dari 20 jenazah berhasil dievakuasi setelah kapal yang membawa migran menuju Eropa tenggelam di lepas pantai Senegal utara.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved