Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
TALIBAN melanjutkan operasi ofensif terhadap pasukan keamanan Afghanistan, untuk mengakhiri gencatan senjata sebagian. Langkah itu mendahului penandatanganan kesepakatan antara kelompok bersenjata dan Amerika Serikat (AS).
Deklarasi muncul sehari setelah Presiden Afganistan, Ashraf Ghani, menyatakan dirinya melanjutkan gencatan senjata parsial. Setidaknya, sampai negosiasi antara pejabat Afghanistan dan Taliban dimulai, yang seharusnya dijadwalkan pada 10 Maret.
Gencatan senjata berlangsung selama satu pekan jelang penandatanganan perjanjian bersejarah di Doha, Qatar, Sabtu lalu. Situasi itu berlanjut selama akhir pekan.
"Pengurangan kekerasan telah berakhir sekarang dan operasi kami akan berlanjut seperti biasa," kata juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid.
"Sesuai perjanjian (AS-Taliban), mujahidin kami tidak akan menyerang pasukan asing. Tetapi, operasi kami akan terus menargetkan pasukan pemerintah Kabul," imbuhnya.
Baca juga: Ghani Tolak Bebaskan Tahanan Taliban
Sementara Wakil Juru Bicara Kementerian Pertahanan Afghanistan, Fawad Aman, mengatakan pemerintah sedang mengecek untuk mengetahui apakah gencatan senjata telah berakhir.
"Kami belum memiliki laporan tentang serangan besar di negara ini," ucap Fawad.
Sejak kesepakatan ditandatangani pada Sabtu, Taliban secara terbuka merayakan kemenangan terhadap Negeri Paman Sam.
Berdasarkan ketentuan perjanjian, pasukan asing akan meninggalkan Afghanistan dalam waktu 14 bulan. Tunduk pada jaminan keamanan Taliban dan janji oleh gerilyawan untuk mengadakan pembicaraan dengan pemerintah Kabul.
Penurunan dramatis serangan karena gencatan senjata sebagian antara pasukan Taliban, AS dan Afghanistan, memberikan warga Afghanistan kesempatan langka untuk menjalani kehidupan tanpa kekerasan.
Pada Senin waktu setempat, Ghani memperingatkan gerilyawan bahwa dirinya tidak berkomitmen pada klausul penting dalam kesepakatan Doha, yang melibatkan pembebasan ribuan tahanan Taliban.(AFP/OL-11)
Dubes Iran di Jakarta tegaskan Ali Khamenei telah memfatwakan nuklir itu haram. Ia menyebut tuduhan senjata nuklir hanyalah dalih AS-Israel untuk melakukan pembunuhan.
Iran tunjuk badan pemerintahan sementara beranggotakan 3 orang pasca wafatnya Ali Khamenei. Di saat bersamaan, AS siapkan operasi militer 100 hari ke Teheran.
Amerika Serikat pertimbangkan operasi militer hingga 100 hari terhadap Iran. Pentagon tambah personel intelijen di tengah eskalasi konflik yang meluas.
Pengalaman masa lalu menunjukkan bahwa setiap proses perundingan dengan Amerika Serikat berakhir dengan pelanggaran kesepakatan atau bahkan serangan militer terhadap Iran.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth selidiki serangan udara di Sekolah Shajareh Tayyebeh, Iran yang tewaskan 168 siswi. Iran tuduh AS-Israel sebagai pelaku.
Ratusan tentara AS protes setelah komandan sebut perang Iran adalah nubuat Armagedon dan Donald Trump diurapi Yesus. Simak laporan lengkap MRFF di sini.
Partai Gema Bangsa mengutuk tanpa kompromi setiap tindakan agresi militer dan pelanggaran kedaulatan negara yang memicu eskalasi konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah
Pernyataan itu disampaikan di tengah kekhawatiran meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Sugiono mengatakan dirinya telah menginstruksikan Duta Besar RI untuk Iran di Teheran agar menyiapkan berbagai opsi jika sewaktu-waktu evakuasi perlu dilakukan.
Kemlu terus berupaya memantau situasi keamanan secara intensif dan meminta seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan.
Serangan udara AS di ibu kota Venezuela Caracas, penangkapan Presiden Nicolás Maduro, serta pengambilalihan fasilitas energi strategis menandai eskalasi terbuka
Konflik antara Danielle NewJeans dengan agensinya, ADOR, merupakan puncak dari pertikaian panjang yang berakar pada krisis internal manajemen sejak 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved