Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Ukraina Marie Yovanovitch mengatakan kebijakan luar negeri AS di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump tidak bermoral. Dia menambahkan Trump suka menggunakan ancaman untuk berdiplomasi.
"Saat ini, Kementerian Luar Negeri sedang dalam masalah. Para pemimpin senior tidak memiliki visi kebijakan, kejelasan moral, dan keterampilan kepemimpinan," tuturnya di Washington University, dilansir dari laman AFP, Kamis (13/2).
"Terus terang, kebijakan luar negeri yang amoral, penuh ancaman, ketakutan, dan krisis kepercayaan tidak bisa berhasil dalam jangka panjang," imbuh Yovanovitch.
Dia merupakan tokoh kunci dalam persidangan pemakzulan Trump. Tahun lalu, Trump meremehkan Yovanovitch dalam persidangan pemakzulannya, yang melakukan panggilan telepon dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan mengancam mereka.
Baca juga: Senat AS Batasi Kemampuan Trump untuk Perang dengan Iran
Yovanovitch bersaksi di Kongres bahwa dia dipanggil karena 'klaim tidak berdasar' orang-orang yang motifnya perlu dipertanyakan. Dia mengatakan menjadi target kampanye kotor yang diatur pengacara pribadi Trump, Rudy Giuliani.
Dia juga mengkritik Menteri Luar Negeri Mike Pompeo yang dianggap salah melangkah dengan kebijakan yang seperti 'membajak' Ukraina.
Beberapa bulan terakhir, Trump menghadapi upaya pemakzulan karena telah mengancam Ukraina untuk kepentingan pribadinya.
Dia dituduh menyalahgunakan kekuasaannya dengan berusaha mempengaruhi Ukraina untuk menyelidiki saingan politiknya Joe Biden dan kemudian menghalangi Kongres yang berusaha menyelidiki masalah tersebut.
Awal Februari ini, Senat AS yang dikuasai Partai Republik memutuskan membebaskan Trump dari semua pasal pemakzulan terhadapnya. Pembebasan berarti Trump akan tetap sebagai Presiden dan mengakhiri sidang pemakzulan presiden yang ketiga dalam sejarah Amerika. (OL-1)
SUATU dokumen FBI pada 2020 yang termasuk dalam berkas Epstein menuduh bahwa miliarder paedofil Jeffrey Epstein dilatih sebagai mata-mata di bawah mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak.
AMERIKA Serikat akan memperketat pengawasan terhadap alih kepemilikan senjata buatan AS dari pembeli ke pihak ketiga. Ini menurut perintah eksekutif Presiden AS Donald Trump.
Presiden Zelenskyy menyebut AS tetapkan tenggat Juni untuk kesepakatan damai dengan Rusia. Di sisi lain, serangan udara Rusia kembali lumpuhkan infrastruktur energi.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan pembicaraan antara Iran dan Amerika SerikatĀ berlangsung dengan hasil yang menggembirakan. Dialog oleh kedua belah negara dilakukanĀ di Oman
KEDUTAAN Besar Amerika Serikat (AS) di Iran mengeluarkan imbauan mendesak kepada seluruh warga negaranya untuk meninggalkan Iran sekarang juga.
IRAN dan Amerika Serikat (AS) membuka jalur perundingan tingkat tinggi melalui mediasi Oman guna meredakan perbedaan mendalam terkait program nuklir Teheran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved