Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
AUSTRALIA mengidentifikasi 113 spesies hewan yang membutuhkan bantuan segera. Pasalnya, hewan-hewan tersebut kehilangan habitat mereka usai kebakaran hutan hebat yang terjadi di 'Negeri Kanguru' itu.
"Koala dan walabi, serta spesies burung, ikan, dan katak adalah yang paling membutuhkan bantuan," kata para ahli, dikutip dari BBC, Rabu (13/2).
Para peneliti sebelumnya memperkirakan lebih dari 1 miliar hewan mungkin tewas dalam kebakaran yang membakar sebagian besar hutan dan padang rumput di sana.
Namun, Panel Pakar Pemulihan Satwa Liar dan Spesies mempersempit jumlah spesies yang membutuhkan tindakan konservasi paling mendesak.
Baca juga: Hubungan RI-Australia Diperingati
"Beberapa spesies sangat terancam dengan risiko kepunahan yang akan terjadi karena hampir semua habitat mereka hancur, termasuk katak Pugh, kadal air Blue Mountains, dan kanguru Pulau Kanguru," imbuhnya.
Sementara itu, beberapa spesies lain, seperti koala dan tikus Smoky memerlukan intervensi darurat untuk mendukung pemulihan mereka. Meskipun banyak yang terancam, spesies lainnya dianggap masih aman.
"Banyak spesies dianggap aman dan tidak terancam sebelum kebakaran, tapi sekarang mereka kehilangan habitat, jadi kemungkinan terancam (punah) timbul," kata panel tersebut dalam laporannya.
Menteri Lingkungan Hidup Sussan Ley mengatakan spesies tanaman dan invertebrata selanjutkan akan mengalami pembaruan daftar. Dia menilai skala sebenarnya dari kehancuran maish terus dihitung karena beberapa daerah masih terbakar.
"Meskipun ada beberapa penampakan yang menggembirakan dari hewan-hewan yang terancam, masih belum aman memasuki banyak daerah untuk membuat penilaian di lapangan yang lebih rinci," tutur Sussan.
Bulan lalu, Australia menjanjikan US$33 juta atau sekitar Rp451,8 miliar untuk pemulihan satwa liat dan habitat. Uang itu akan dihabiskan untuk perawatan hewan, tetes makanan dan program pengendalian hama. (OL-1)
Ledakan tabung gas diduga picu kebakaran Kafe di Depok. Sebanyak 35 orang terdampak, 5 karyawan alami luka bakar serius dan dilarikan ke RS.
SEBANYAK 17 orang dilaporkan menjadi korban kebakaran di area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji atau SPBE Cimuning, Bekasi, Jawa Barat yang terjadi Rabu (1/4) malam
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) bersama aparat berwenang saat ini tengah melakukan pendalaman guna memastikan faktor pemicu kejadian ledakan SPBE Indogas.
PEMERINTAH Kota Bekasi memastikan menanggung seluruh biaya pengobatan dan perawatan 14 korban kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji atau SPBE Pertamina di Cimuning, Bekasi
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi mengerahkan sebanyak 15 unit mobil damkar untuk memadamkan api yang membakar SPBE dan puluhan rumah warga.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan akan bertanggung jawab penuh atas dampak ledakan dan kebakaran di area SPBE Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved