Jumat 17 Januari 2020, 18:00 WIB

Thailand Temukan Kasus Kedua Virus Pneumonia Tiongkok

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Thailand Temukan Kasus Kedua Virus Pneumonia Tiongkok

AFP
Ilustrasi: Jepang waspadai virus pneumonia

 

THAILAND menemukan kasus kedua virus corona baru Tiongkok ketika sedang meningkatkan pemeriksaan pada turis Negeri Tirai Bambu jelang liburan Tahun Baru Imlek.

Sekretaris Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand Sukhum Karnchanapimai menyebut pihaknya telah melakukan karantina pada perempuan Tiongkok berusia 74 tahun sejak datang pada Senin (13/1) karena terinfeksi virus corona yang baru diidentifikasi.

Sukhum juga mendesak warga Thailand untuk tetap tenang dan memastikan wabah tersebut tidak ada di negaranya.

Virus corona--virus pneumonia misterius yang berpotensi mematikan--adalah keluarga besar virus penyebab infeksi mulai dari flu biasa hingga sindrom pernapasan akut (SARS).

Baca juga: KBRI Beijing Keluarkan Imbauan Wabah Pneumonia Berat

Sejak itu, Jepang melaporkan kasus infeksi pertamanya, Kamis (16/1), setelah seorang pria Jepang kembali dari kunjungan ke Wuhan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan virus Wuhan bisa menyebar.

Thailand mulai mewaspadai virus tersebut jelang liburan Tahun Baru Imlek, ketika hampir satu juta pengunjung Tiongkok diperkirakan akan tiba.

Kementerian Kesehatan Masyarakat telah meningkatkan pengawasannya di empat bandara yang memiliki penerbangan harian dari Wuhan--Suvarnabhumi, Don Mueng, Chiang Mai, dan Phuket--dan setiap bandara yang menerima penerbangan charter dari kota itu.

Otoritas Thailand telah menskrining 13.624 penumpang melintasi bandara sejak 3 Januari. (Channel News Asia/OL-5)

Baca Juga

AFP

Puluhan Orang Tewas dalam Tindakan Keras Militer Myanmar

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 11 April 2021, 07:58 WIB
Saksi mata mengatakan kepada media lokal bahwa tentara telah menggunakan senjata berat dan menembak apa pun yang...
AFP/ANTTI AIMO-KOIVISTO

Protes Pembatasan Covid-19, 20 Orang di Finlandia Ditangkap

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 11 April 2021, 07:32 WIB
Pihak berwenang bergerak untuk membubarkan aksi protes karena aksi itu tidak diizinkan. Saat pandemi, pertemuan publik lebih dari enam...
ATTA KENARE / AFP

Redam Gelombang Keempat Covid-19, Iran Berlakukan Lockdown 10 Hari

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 10 April 2021, 21:27 WIB
Bisnis, sekolah, teater, dan fasilitas olahraga terpaksa ditutup, sementara pertemuan dilarang selama bulan suci Ramadan yang dimulai pada...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tata Ulang Desain Olahraga Nasional untuk Capai Prestasi

 Prestasi tidak dicapai dengan proses singkat. Kerap kali butuh waktu bertahun-tahun untuk meraihnya

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya