Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERAIH Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi, Kamis (12/12), mendesak para hakim PBB untuk membatalkan kasus genosida terhadap Myanmar.
Suu Kyi memperingatkan kasus itu berisiko menghidupkan kembali krisis yang memaksa hampir tiga perempat juta warga Muslim Rohingya meninggalkan rumah mereka.
Dalam argumen penutupnya setelah sidang tiga hari di Pengadilan Internasional, pemimpin sipil Myanmar secara de facto mengeluarkan peringatan keras kepada para hakim bahwa membiarkan kasus Gambia melawan Myanmar terus berlanjut dapat ‘merusak rekonsiliasi’.
Suu Kyi bahkan memperlihatkan gambar-gambar pertandingan sepak bola yang baru-baru ini diputar di daerah yang terkena dampak kekerasan pada 2017. Ini adalah sebagai bukti bahwa perdamaian telah kembali
Baca juga: Suu Kyi Tolak Tuduhan Genosida Rohingya di Mahkamah Internasional
"Saya berdoa agar keputusan yang Anda buat dengan kebijaksanaan dan visi keadilan akan membantu kami untuk menciptakan persatuan karena perbedaan," kata Suu Kyi, seperti dikutip AFP, Jumat (13/12).
"Langkah-langkah yang menghasilkan kecurigaan, menabur keraguan atau menciptakan kebencian di antara masyarakat yang baru saja mulai membangun fondasi kepercayaan yang rapuh, dapat merusak rekonsiliasi," tambahnya dalam pernyataan singkat enam menit itu.
"Mengakhiri konflik internal yang sedang berlangsung adalah yang paling penting bagi negara kita. Tetapi sama pentingnya untuk menghindari pengunduran diri dari konflik bersenjata internal 2016-17 di Rakhine utara,” tutur Suu Kyi
Kesaksian yang diberikan Suu Kyi pun didukung warga Myanmar yang berada di Den Haag.
Belasan pendukungnya berkumpul di luar pengadilan dan dengan lantang meneriakkan, "Kami mendukung Anda Aung San Suu Kyi" ketika dia tiba untuk memberikan pidatonya. (OL-2)
Aung San Suu Kyi kini genap 20 tahun dalam tahanan. Di tengah kondisi kesehatan yang misterius, mampukah "The Lady" mengakhiri perang saudara di Myanmar?
PARTAI yang berafiliasi dengan militer dan selama ini mendominasi politik Myanmar mengeklaim kemenangan besar dalam tahap pertama pemilihan umum yang digelar junta militer.
DIREKTORAT Pelindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri, bekerja sama dengan KBRI Yangon dan KBRI Bangkok, kembali memulangkan 54 WNI dari perbatasan Myanmar-Thailand.
KBRI di Yangon melaporkan bahwa sebanyak 56 WNI yang terdampak operasi penertiban pusat online scam dan online gambling di kawasan KK Park dan Shwe Kokko, Myawaddy.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengingatkan bahwa pola tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Indonesia semakin berkembang dan kian sulit dideteksi.
Alat pelacak, yang dipasang otoritas narkotika Thailand, menunjukkan bahwa bahan kimia tersebut bergerak ke utara menuju perbatasan Myanmar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved