Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan grasi atau pengampunan terhadap dua anggota pasukan khusus Angkatan Darat AS yang dituduh melakukan kejahatan perang di Afghanistan. Grasi Trump tersebut seolah mengabaikan peringatan bahwa tindakan itu akan menjadi penyalahgunaan kekuasaan yang diberikan kepadanya berdasarkan Konstitusi AS.
Tindakan Trump itu menghentikan hukuman pembunuhan tingkat dua terhadap Letnan Satu Angkatan Darat AS, Clint Lorance, yang telah menjalani masa hukuman selama 6 tahun dari masa hukuman total 19 tahun.
Lorance terbukti bersalah karena memerintahkan tentara di peletonnya untuk menembak tiga pria Afghanistan tak bersenjata dengan sepeda motor yang mengakibatkan dua di antaranya meninggal pada 2012 lalu.
“Banyak orang Amerika telah meminta grasi eksekutif untuk Lorance, termasuk 124.000 orang yang telah menandatangani petisi ke Gedung Putih, serta beberapa anggota Kongres,” terang pernyataan Gedung Putih yang dirilis Jumat (16/11) kemarin.
Trump juga memberikan grasi kepada alumnus Akademi Militer AS, Matt Golsteyn, yang merupakan mantan anggota Pasukan Khusus Angkatan Darat AS. Golsteyn didakwa melakukan pembunuhan berencana dalam penembakan berujung kematian seorang pembuat bom Taliban di selatan Afghanistan (2010).
“Atas permintaan banyak orang, saya akan meninjau kembali kasus pahlawan militer AS Mayor Matt Golsteyn, yang didakwa membunuh,” tulis Trump dalam Twitter-nya, Sabtu (16/11).
Trump juga membalikkan penurunan pangkat anggota pasukan khusus AL, Edward Gallagher. Gallagher sebelumnya didakwa 15 tahun penjara setelah menikam hingga mati seorang tahanan remaja Islamic State (IS) di Irak.
“Tidak ada kata-kata yang cukup untuk mengungkapkan betapa bersyukurnya keluarga saya dan saya kepada presiden kami, Donald J Trump, atas intervensi dan keputusan luar biasanya,” terang Gallagher.
Pemberian grasi Trump itu menuai protes dari sejumlah pihak. Seorang pensiunan Laksamana Angkatan Laut AS, James Stavridis, menentang keras rencana pemberian grasi yang pertama kali diungkapkan Trump pada Mei lalu.
“Membiarkan mereka pergi akan merusak militer,” tulis Stavridis di majalah Time.
Mantan perwira intelijen AL AS, Pete Buttigieg, menyebut pemberian grasi oleh Trump merupakan suatu penghinaan.
“Pengampunan seperti itu akan menjadi penghinaan terhadap gagasan ketertiban dan kedisiplinan yang berlaku serta penghinaan gagasan penegakan hukum,” tukas Buttigieg. (AFP/Uca/I-1)
Kedutaan Besar Iran di Indonesia menyambut tawaran mediasi Presiden Prabowo Subianto di tengah konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, serta meminta sikap tegas Jakarta.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah Indonesia keluar dari Board of Peace menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump melontarkan peringatan keras kepada Iran agar tidak melakukan serangan balasan menyusul tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
SERANGAN Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Israel terhadap Iran yang menewaskan Ali Khamenei turut berdampak bagi sejumlah jadwal penerbangan di Bandara Ngurah Rai
PEMIMPIN Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan udara AS-Israel di kantornya, Sabtu (28/3), kekosongan itu memicu spekulasi siapa yang akan menggantikannya
Pangeran MBS dan MBZ nyatakan solidaritas hadapi serangan Iran. Brasil kecam eskalasi militer, sementara Donald Trump batal berpidato pascaserangan ke Teheran.
Presiden Donald Trump membela keputusannya mengampuni mantan Presiden Honduras, Juan Orlando Hernández, yang divonis 45 tahun penjara atas kasus narkotika.
PM Israel Benjamin Netanyahu resmi mengajukan permohonan grasi kepada Presiden Isaac Herzog di tengah proses persidangan korupsi yang telah berlangsung lima tahun.
Donald Trump menyatakan akan mengampuni mantan Presiden Honduras Juan Orlando Hernández yang divonis 45 tahun penjara atas kasus narkotika.
Donald Trump mengklaim banyak grasi yang diberikan Joe Biden tidak sah karena menggunakan autopen, bukan ditandatangani langsung oleh presiden.
Presiden Prabowo Subianto, menurut Yusril, merupakan pemimpin yang berjiwa besar dan pemaaf.
TUJUH terpidana kasus pembunuhan Vina Dewi Arsita, 16 dan Muhammad Rizky alias Eky, 16 bakal mengajukan peninjauan kembali (PK) usai Pegi Setiawan dinyatakan tidak bersalah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved