Senin 09 September 2019, 12:23 WIB

Bukan Lagi Badai, Badai Dorian Tiba di Kanada

Melalusa Susthira K | Internasional
Bukan Lagi Badai, Badai Dorian Tiba di Kanada

AFP/HO/Communications Nova Scotia
Petugas membersihan pohon yang robih akibat Badai Dorian di Nova Scotia, Kanada

 

BADAI Dorian menghentak pantai Atlantik, Kanada, Senin (9/9) pagi. Badai Dorian kini telah beralih status menjadi siklon pascatropis setelah melewati perairan yang lebih dingin dan mendarat di dekat Teluk Sambro, Nova Scota, Kanada.

Sebelum mencapai wilayah Kanada, Badai Dorian telah melemah selepas meninggalkan wilayah Amerika Serikat (AS) dengan kekuatan berkategori 1 saat melintasi timur Massachusetts pada Sabtu (8/9).

Hujan lebat disertai angin kencang menumbangkan pohon-pohon di Nova Scotia dan wilayah sekitarnya. Ombak yang mengancam juga diperkirakan akan mempengaruhi pantai Kanada selama beberapa hari ke depan.

“Hingga Minggu (8/9) pagi, 378.735 pelanggan tidak mendapatkan listrik," terang Nova Scotia Power.

Baca juga: Korban Badai Dorian Mengungsi ke Wilayah AS

Meski demikian, peringatan badai masih diberlakukan. Pusat Badai Nasional AS (NHC) menyatakan badai masih berbahaya dengan tiupan angin maksimum berkelanjutan yang setara dengan badai.

“Peringatan badai tetap berlaku untuk sebagian Nova Scotia dan Newfoundland, dengan kecepatan angin maksimum mendekati 90 mil per jam (mph) yang utamanya terjadi di atas permukaan air,” kata Pusat Badai Nasional AS.

Sekalipun Pusat Badai Nasional AS telah menurunkan status badai menjadi topan pascatropis pada Sabtu (8/9), ahli meteorologi CNN Gene Norman menuturkan hilangnya status badai tersebut hanya bersifat teknis yang berarti badai tidak lagi memiliki inti yang panas.

"Meskipun perubahan terjadi pada tingkat teknis, fakta sebenarnya hal itu masih merupakan situasi yang masih berbahaya, dan masyarakat di daerah tersebut jangan sampai lengah," jelas Norman.

Sebelum mencapai di Kanada, Badai Dorian telah meluluhlantakan Bahama. Sedikitnya 43 orang tewas dan 70.000 orang lainnya kehilangan tempat tinggal di negara itu.

Sedangkan di Amerika Serikat, beberapa kota mulai berbenah setelah Dorian menghantam Cape Hatteras, Carolina Utara, dan menyapu negara bagian di Pantai Timur lainnya. Sejauh ini, 5 orang dinyatakan tewas dalam peristiwa tersebut.  (CNN/OL-2)

Baca Juga

dok.Ant

Prancis Setop Jual Akurium Mangkuk karena Bikin Ikan Gila

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 23 Januari 2022, 07:50 WIB
VENDOR akuarium Prancis terkemuka telah memutuskan untuk berhenti menjual akuarium mangkuk ikan berbentuk bundar, karena membuat ikan gila...
AFP

Panglima AL Jerman Mundur Atas Pernyataan Kontroversial Krisis Ukraina

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 23 Januari 2022, 07:20 WIB
KEPALA Angkatan Laut Jerman Kay-Achim Schoenbach telah mengundurkan diri menyusul pernyataan kontroversial mengenai krisis di...
AFP/Sam Yeh

Kasus Covid-19 di Taiwan Malonjak 70 Karyawan di Taoyuan Positif

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 23 Januari 2022, 07:05 WIB
TAIWAN mengalami lonjakan kasus COVID-19 pada Sabtu (22/1) setelah 70 karyawan pabrik elektronik di zona perdagangan bebas Kota Taoyuan,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya