Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAI Dorian menghentak pantai Atlantik, Kanada, Senin (9/9) pagi. Badai Dorian kini telah beralih status menjadi siklon pascatropis setelah melewati perairan yang lebih dingin dan mendarat di dekat Teluk Sambro, Nova Scota, Kanada.
Sebelum mencapai wilayah Kanada, Badai Dorian telah melemah selepas meninggalkan wilayah Amerika Serikat (AS) dengan kekuatan berkategori 1 saat melintasi timur Massachusetts pada Sabtu (8/9).
Hujan lebat disertai angin kencang menumbangkan pohon-pohon di Nova Scotia dan wilayah sekitarnya. Ombak yang mengancam juga diperkirakan akan mempengaruhi pantai Kanada selama beberapa hari ke depan.
“Hingga Minggu (8/9) pagi, 378.735 pelanggan tidak mendapatkan listrik," terang Nova Scotia Power.
Baca juga: Korban Badai Dorian Mengungsi ke Wilayah AS
Meski demikian, peringatan badai masih diberlakukan. Pusat Badai Nasional AS (NHC) menyatakan badai masih berbahaya dengan tiupan angin maksimum berkelanjutan yang setara dengan badai.
“Peringatan badai tetap berlaku untuk sebagian Nova Scotia dan Newfoundland, dengan kecepatan angin maksimum mendekati 90 mil per jam (mph) yang utamanya terjadi di atas permukaan air,” kata Pusat Badai Nasional AS.
Sekalipun Pusat Badai Nasional AS telah menurunkan status badai menjadi topan pascatropis pada Sabtu (8/9), ahli meteorologi CNN Gene Norman menuturkan hilangnya status badai tersebut hanya bersifat teknis yang berarti badai tidak lagi memiliki inti yang panas.
"Meskipun perubahan terjadi pada tingkat teknis, fakta sebenarnya hal itu masih merupakan situasi yang masih berbahaya, dan masyarakat di daerah tersebut jangan sampai lengah," jelas Norman.
Sebelum mencapai di Kanada, Badai Dorian telah meluluhlantakan Bahama. Sedikitnya 43 orang tewas dan 70.000 orang lainnya kehilangan tempat tinggal di negara itu.
Sedangkan di Amerika Serikat, beberapa kota mulai berbenah setelah Dorian menghantam Cape Hatteras, Carolina Utara, dan menyapu negara bagian di Pantai Timur lainnya. Sejauh ini, 5 orang dinyatakan tewas dalam peristiwa tersebut. (CNN/OL-2)
Penemuan fosil di Kanada mengubah sejarah purba. 'Krisis Kotlin' kini diyakini sebagai kepunahan massal yang memusnahkan 80% organisme besar di Bumi.
Kanada ingin terlebih dulu bertemu dengan pebisnis lokal untuk menjajaki peluang investasi.
Konsulat AS di Toronto ditembaki orang tak dikenal. Polisi Kanada menyelidiki keterkaitan dengan konflik Timur Tengah dan dugaan adanya "sel tidur".
Schirgi menjelaskan bahwa pihak penyelenggara terus memantau perkembangan situasi global sambil bekerja sama dengan mitra federal.
Ilmuwan menemukan air tertua di Bumi berusia sekitar 2,6 miliar tahun di tambang Kanada. Air purba ini tersimpan hampir 3 km di bawah permukaan tanah.
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved