Minggu 08 September 2019, 23:50 WIB

Korban Badai Dorian Mengungsi ke Wilayah AS

Korban Badai Dorian Mengungsi ke Wilayah AS

AFP
Beberapa rumah hancur akibat badai Dorian

 

RIBUAN warga kepulauan Bahama mengungsi sejak Sabtu (7/9) waktu setempat karena rumah-rumah mereka hancur akibat badai Dorian yang menerpa negara kepulauan itu. Tidak hanya rumah yang menjadi puing, badai itu juga memutus jaringan air dan listrik.

Setelah menewaskan sedikitnya 43 orang di Bahama, kini Dorian meluncur lebih jauh ke utara, yaitu Kanada dan menerjang kawasan sekitar Halifax.

Perdana Menteri Bahama, Hubert Minnis, memperkirakan korban tewas di Kepulauan Abaco dan Grand Bahama kemungkinan akan naik 'secara signifikan'.

Sebuah armada pesawat penumpang, helikopter, kapal swasta dan pemerintah membantu proses evakuasi warga Bahama ke kepulauan Nassau dan ke daratan Amerika Serikat.

Menurut jaringan berita CNN, pengungsi mulai mengalir keluar dari wilayah itu ketika sebuah kapal pesiar membawa 1.400 orang berlabuh di Pantai Riviera, Florida. Semua memiliki dokumen untuk masuk ke Amerika Serikat.

Penjaga pantai AS mengatakan, semua pelabuhan Bahama kini telah dibuka kembali dan telah mengerahkan sembilan kapal ke sejumlah pulau. Enam helikopter MH-60 Jayhawk sejauh ini telah menyelamatkan 290 orang.

Lebih dari 260 penduduk Kepulauan Abaco tiba pada Jumat (6/9) di Nassau dengan menggunakan kapal feri yang disewa pemerintah. Mereka merupakan bagian dari gelombang pertama yang dievakuasi dari pulau-pulau yang paling hancur di kepulauan itu.

Kelompok-kelompok bantuan kini juga telah mengirim bantuan darurat ke pulau-pulau yang porak poranda akibat badai.

Sekitar 90% rumah, bangunan, dan infrastruktur di Abaco kini rusak. Abaco ialah tempat Dorian mengamuk selama hampir dua hari penuh dan menjadi salah satu topan Karibia terkuat dalam catatan.

Otoritas setempat mencatat ribuan orang mengungsi di gedung pemerintah, pusat kesehatan, dan gereja yang selamat dari badai. Mereka sulit mendapatkan akses air bersih, listrik, dan fasilitas sanitasi.

"Warga membutuhkan makanan dan minuman. Evakuasi perlahan-lahan dilakukan dengan feri," kata juru bicara badan pangan WFP, Herve Verhoosel. (AFP/Hym/X-11)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More