Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf meminta agar persiapan kepesertaan Indonesia dalam World Dubai Expo pada 2020 dilakukan dengan matang. Ia pun berharap Paviliun Indonesia bisa menampilkan konten tentang Indonesia ke depan.
"Pesan Wapres pada saat Ratas (rapat kabinet terbatas) jelas bahwa kita tidak hanya menampilkan hal yang ada saat ini namun harus banyak menampilkan Indonesia ke depan. Konten-konten mengenai visi-visi Indonesia ke depan. Jangan terjebak paviliun kita nanti hanya akan seperti bazar," ujar Triawan saat memimpin rapat koordinasi persiapan peletakan batu pertama Paviliun Indonesia di Dubai, Uni Emirat Arab, Minggu (8/9).
Bahkan, lanjut Triawan, juga jangan terjebak pada persepsi bahwa paviliun Indonesia harus berbeda, sehingga di konsep hanya menampilkan seni-seni budaya tanpa diiringi visi ke depan.
"Siapkan dengan matang, tampilkan karakter indonesia di masa mendatang. Kalaupun ada kesenian daerah, tampilkan dengan konsep modern, digital. Jangan sampai Indonesia masih dianggap negara terbelakang," tuturnya.
Baca juga: Indonesia-Timor Leste Bahas Kerja Sama Konektivitas
Dalam rapat tersebut, Triawan juga memastikan pemerintah juga akan turut andil dalam penganggaran dalam Dubai Expo kali ini.
"Untuk kali ini pemerintah memastikan akan menganggarkan lewat APBN," tutur Triawan.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Dody Edward menyatakan dirinya sebagai Komisaris Jenderal Paviliun Indonesia dalam World Dubai Expo 2020 akan membangun sekretariat bersama dalam mempersiapkan gelaran perhelatan pameran branding terbesar di dunia ini.
"Kami akan membentuk skeretariat di Jakarta agar memudahkan koordinasi. Nanti dari semua K/L dan mitra swasta silahkan nanti di sana. Karena gelaran ini harus dipersiapkan dengan matang, bukan hanya kepentingan pemerintah atau swasta semata, namun sebagai Indonesia incorporated," tutur Dody. (OL-2)
Departemen Luar Negeri AS mewajibkan diplomat non-darurat meninggalkan Arab Saudi menyusul serangan drone. Inggris turut siapkan penerbangan evakuasi dari Dubai.
Penerbangan tersebut merupakan penerbangan pertama Emirates dari Denpasar ke Dubai setelah penutupan ruang udara dan dampak konflik Timur Tengah antara AS-Israel dengan Iran.
Korps Garda Revolusi Iran menargetkan kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan markas Angkatan Udara Israel dengan rudal Khyber.
Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menggratiskan biaya penginapan, makan, hingga tiket pesawat bagi 20.000 turis yang terjebak akibat penutupan ruang udara pasca-serangan rudal.
Laporan lengkap kerusakan infrastruktur di Dubai, termasuk Bandara DXB dan Burj Al Arab, pasca serangan balasan Iran Maret 2026.
Terkait biaya, visa turis 30 hari dikenakan biaya sebesar AED200 (sekitar Rp840.000), sedangkan untuk masa tinggal 60 hari dikenakan AED300 (sekitar Rp1.260.000).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved