Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENASEHAT keamanan nasional Amerika Serikat (AS) John Bolton mendesak Inggris bersikap tegas terhadap Iran dan raksasa telekomunikasi asal Tiongkok, Huawei. Pandangan Bolton diyakini akan mengemuka dalam pertemuan di London, Inggris.
Ketika Inggris bersiap meninggalkan Uni Eropa (Brexit) pada 31 Oktober, terjadi pergeseran geopolitik terbesar sejak Perang Dunia II. Banyak diplomat berharap Inggris semakin mendekat dengan AS.
Bolton dijadwalkan menghadiri pertemuan pada Senin (12/8) dan Selasa (13/8) waktu setempat, yang pembahasan utama fokus pada isu Brexit.
Hal itu mencerminkan langkah Presiden AS Donald Trump untuk memperkuat hubungan dengan pemerintahan baru Inggris di bawah nahkoda Perdana Menteri (PM) Boris Johnson. Mengingat, hubungan Trump dengan PM Inggris sebelumnya, Theresa May, cenderung panas.
Bolton diyakini akan mendesak para pejabat Inggris mengharmonisasikan kebijakan terkait Iran. Dalam hal ini, lebih dekat dengan Washington yang menekan Teheran dengan pemberlakuan sanksi ketat. Tepatnya setelah Trump menarik AS dari perjanjian nuklir Iran.
Baca juga: Capres Demokrat AS Janji Perketat Senjata
Sejauh ini, Inggris mendukung Uni Eropa agar tetap berpegang pada perjanjian nuklir, yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA). Akan tetapi, perebutan kapal tanker minyak Inggris di Selat Hormuz, mendorong London mempertimbangkan sikap keras.
Marinir Inggris menahan sebuah kapal Iran, yang diduga menyelundupkan pasokan minyak ke Suriah, di lepas pantai Gibraltar pada 4 Juli. Tidak berapa lama, Inggris bergabung dengan AS dalam misi keamanan maritim di kawasan Teluk, untuk melindungi jalur perdagangan.
Seorang pejabat senior pemerintahan Trump menilai argumen Bolton terhadap Inggris, akan meningkatkan tekanan Iran. Apalagi jika London berniat keluar dari JCPOA. Namun, keputusan seperti itu tidak diharapkan dalam waktu dekat.
Trump juga mendesak Inggris bersikap lebih keras terhadap Huawei, lantaran khawatir pengembangan 5G dapat mengancam keamanan nasional.
Washington ingin para sekutunya, termasuk Inggris, menghindari penggunaan peralatan teknologi dari Huawei.
Di bawah kepemimpinan PM May, pemerintah Inggris pada prinsipnya memberikan akses terbatas bagi Huawei, terutama bagian noninti jaringan 5G.
Bolton diperkirakan menyinggung persoalan Huawei dalam pertemuan dengan otoritas Inggris. Raksasa teknologi itu diduga kuat sebagai perpanjangan tangan pemerintah Tiongkok dan sistem perangkat kerasnya digunakan untuk memantau komunikasi negara lain.
Pekan lalu, Bolton bertemu dengan Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab di Washington. Dia dijadwalkan mengikuti agenda makan siang dengan Sekretaris Kabinet Inggris Mark Sedwill, Senin (12/8) waktu setempat.
Kemudian, dia akan bertemu dengan penasihat strategi utama PM Inggris, Edward Lister, di Downing Street. Pada Selasa (13/8), Bolton dijadwalkan bertemu Sekretaris Perdagangan Internasional, Liz Truss, berikut Sekretaris Pertahanan yang baru, Ben Wallace, dan sejumlah pejabat lainnya. (Channelnewsasia/OL-2)
Sebagai anggota terbaru koalisi, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia membawa keahlian kelas dunia dalam proyek karbon berbasis hutan dan solusi berbasis alam.
Kehadiran Prabowo dalam forum tersebut menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi strategis dengan Inggris.
Abad ke-21, menurut Prabowo, merupakan abad ilmu pengetahuan dan teknologi.
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer secara resmi sepakati kemitraan strategis baru antara Republik Indonesia dan Inggris.
Presiden Prabowo Subianto mengundang perguruan tinggi terkemuka Inggris untuk menjalin kerja sama dalam pendirian 10 universitas baru di Indonesia.
Presiden AS Donald Trump menyebut penyerahan Kepulauan Chagos ke Mauritius sebagai "tindakan bodoh". Inggris membela kesepakatan senilai Rp72 triliun demi pangkalan militer.
Huawei MatePad 12 X 2026 hadir dengan layar 12 inci 144Hz PaperMatte, Kirin T92B, RAM 12GB, baterai 10.100 mAh, dan fitur produktivitas setara PC.
Huawei FreeClip 2 rilis di RI: driver dual-diaphragm, AI NPU deteksi bising, baterai 38 jam, 5,1 g/earbud, IP57. Harga Rp2,899 juta. Mulai dijual 15 Jan 2026 resmi.
Perangkat audio itu hadir dengan desain yang unik, salah satu modelnya mengusung casing dengan desain yang terinspirasi dari kain denim dengan warna dan tekstur yang mirip.
Huawei kembali meluncurkan seri smartwatch terbarunya, Huawei Watch GT 6 Pro dan Huawei Watch GT 6, yang menggabungkan desain elegan dan performa tangguh.
Huawei kembali pimpin daftar smartphone terbaik 2025. Pura 80 Ultra raih skor tertinggi DxOMark, kalahkan iPhone 16 Pro Max dan Galaxy S25.
Jam ini memiliki sensor X-TAP, sebuah fitur yang saat ditekan mampu mengaktifkan tiga sensor utama yakni EKG, PPG, dan sensor tekanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved