Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA pemerintah Indonesia mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menuai apresiasi dari negara tetangga. Hal itu terungkap dalam Pertemuan Komite Pengarah Sub-Regional Kementerian ASEAN ke-21 tentang Polusi Asap Lintas Batas atau Ministerial Steering Committee on Transboundary Haze Pollution (MSC on THP), di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam.
"Selama dua hari bersidang tidak ada yang menyampaikan asap lintas batas dari Indonesia. Kami menjelaskan upaya-upaya konkret penanganan karhutla yang terus dilakukan di lapangan meski harus diakui kebakaran di lahan gambut memang sangat sulit dipadamkan," kata Plt Direktur Pengendalian Karhutla Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Raffles B Panjaitan dalam siaran pers, Rabu (7/8).
Menurut Raffles, pertemuan tersebut diikuti lima negara ASEAN yakni Singapura, Malaysia, Thailand, Brunei, dan Indonesia yang khusus membahas masalah asap lintas batas.
Ia juga sempat bertemu dengan Menteri Lingkungan Singapura Masagos Zulkifli.
Baca juga: Warga Riau Tuntut Kompensasi Dampak Asap Karhutla
"Beliau mengucapkan terima kasih atas usaha pemerintah Indonesia menangani Karhutla dan menyampaikan salam pada Ibu Menteri Siti Nurbaya," tambahnya.
Kepala Badan Litbang dan Inovasi KLHK Agus Justianto yang memimpin delegasi RI pada pertemuan tersebuf menyampaikan pemerintah Indonesia berkomitmen meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pemantauan, serta meningkatkan upaya pencegahan kabut asap.
Semua upaya tersebut dilakukan untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya kabut asap lintas batas selama musim kemarau.
Menurut Agus, salah satu bentuk komitmen Indonesia dalam pengendalian karhutla adalah ketegasan pemerintah dalam upaya menjaga kawasan gambut agar tidak kering dengan menerapkan regulasi tata kelola yang tepat.
Ragulasi tersebut mewajibkan pengelola lahan gambut untuk membuat sekat kanal dan mengatur tata air, agar kelembaban kawasan terjaga.
"Kesiapan pemerintah daerah dan aparatur di lapangan dalam pengendalian karhutla juga menjadi prioritas," ujar Agus. (OL-2)
Menurut Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nuroqif, di tengah ancaman kepunahan berbagai satwa endemik, penyelamatan keanekaragaman hayati adalah prioritas
Volume besar itu tentunya memperparah tekanan terhadap lahan seluas 142 hektar yang sudah menampung sampah Ibu Kota selama lebih dari tiga dekade.
Dunia saat ini tengah menghadapi tiga ancaman serius yang disebut “Triple Planetary Crisis” oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pemerintah tekankan komitmen industri jalankan EPR demi kelola sampah plastik. Target 100% pengelolaan tercapai pada 2029 lewat kolaborasi multi-pihak.
KLHK melalui Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menyegel empat perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
‘’Kolaborasi, termasuk dengan kerja sama dengan pihak swasta menjadi kunci untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang efektif, bernilai ekonomis dan ramah lingkungan,”
Penyusunan Perpres dilakukan secara lintas sektor dengan melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga terkait, terutama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Sugiono menegaskan, peran ASEAN saat ini semakin penting sebagai jangkar stabilitas di Asia Tenggara.
TIONGKOK mulai mengoperasikan pulau Hainan di selatan sebagai Hong Kong Baru dengan sistem kepabeanan atau bea cukai baru, terpisah dari daratan utama. Bagaimana pengaruhnya terhadap ASEAN
Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow mengatakan ada syarat yang diajukan Thailand sebelum gencatan senjata konflik Thailand vs Kamboja setelah pertemuan khusus ASEAN
Isu lingkungan dinilai semakin bergeser dari sekadar agenda konservasi menjadi persoalan strategis yang berkaitan langsung dengan stabilitas kawasan.
AS dan Tiongkok mencoba mediasi konflik perbatasan Thailand-Kamboja. Bangkok tegaskan gencatan senjata hanya terjadi jika Kamboja tunjukkan niat nyata di lapangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved