Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ORANG-ORANG Latin di Texas, AS, pada Senin (5/8) menyuarakan ketakutan mereka terhadap beberapa peristiwa penembakan massal yang akhir-akhir ini terjadi di 'Negeri Paman Sam'.
Mereka menganggap kejadian ini merupakan kejahatan rasial paling mematikan yang pernah dilakukan terhadap komunitas mereka. Dalam penembakan 22 orang di sebuah toko Walmart di El Paso, Texas, Sabtu (3/8) lalu, delapan warga negara Meksiko termasuk di antara mereka yang tewas.
Mereka menyalahkan Presiden Donald Trump atas pembantaian bersenjata tersebut. Menurut komunitas Latin, penembakan massal itu dapat langsung dikaitkan dengan retorika kebencian terhadap minoritas yang telah berkembang sejak pemilihan Trump pada 2016. "Retorika presiden telah mengipasi api perselisihan di negara ini," ujar Kepala Koalisi Hak Asasi Manusia yang berbasis di Los Angeles, Angelica Salas.
"Dan ketika dia lebih suka kekacauan, dia kemungkinan besar senang melihat konflik antarkomunitas meningkat," tambahnya.
Dominique Diaz, seorang penduduk El Paso, mengatakan fakta bahwa penembak itu --Patrick Crusius, 21 tahun-- telah menargetkan wilayah yang sebagian besar dihuni warga Hispanik. Hal itu mencerminkan meningkatnya rasialisme dan sentimen antiimigran di AS.
Direktur Eksekutif Jaringan Pengorganisasian Hari Nasional Buruh yang berbasis di Los Angeles, Pablo Alvarado, menyebut penembakan di El Paso merupakan deklarasi perang melawan Hispanik.
"Kami telah beralih dari kambing hitam menjadi sasaran kekerasan rasial yang tidak masuk akal ini," katanya.
"Tindakan kekerasan yang mengerikan ini merupakan deklarasi perang melawan komunitas kami."
Komunitas Latin juga menengarai bahwa rangkaian penembakan ini tidak lepas dari menguatnya supremasi kulit putih sejak Trump menjabat Presiden AS.
Luz Gallegos dari pusat hukum TODEC mengatakan penembakan itu telah menebarkan ketakutan di kalangan warga Hispanik yang tidak lagi merasa aman.
"Presiden telah mengubah hukum negara, memberdayakan kelompok supremasi kulit putih, dan memberi mereka lampu hijau untuk bertindak atas kebencian mereka," kata Gallegos. (AFP/*/I-1)
Video terbaru mengungkap kronologi penembakan Renee Nicole Good oleh agen ICE di Minneapolis. Korban sempat berkata “saya tidak marah” sebelum ditembak.
Penembakan yang menewaskan Renee Nicole Macklin Good, 37 tahun, pada Rabu lalu kini menjadi sorotan tajam publik dan aparat penegak hukum.
Wali Kota Minneapolis menuding pemerintahan Trump menutup fakta penembakan warga oleh agen ICE dan mendesak penyelidikan independen di tengah protes nasional.
Presiden Trump mengklaim penembakan wanita oleh petugas ICE di Minneapolis adalah bela diri, sementara Gubernur Tim Walz menyebut narasi tersebut sebagai propaganda.
Investigasi penembakan perempuan oleh petugas ICE di Minneapolis terhambat minimnya kamera tubuh. Akankah ada keadilan di tengah kebijakan imigrasi Trump yang keras?
Seorang perempuan tewas ditembak petugas imigrasi (ICE) di Minneapolis setelah diduga mencoba menabrak aparat. Otoritas AS menyebutnya sebagai aksi terorisme domestik.
Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares menegaskan SDA Venezuela adalah hak mutlak rakyatnya dan memperingatkan bahaya preseden buruk intervensi asing.
Donald Trump ancam Presiden Kolombia Gustavo Petro terkait kokain dan klaim Kuba segera runtuh tanpa sokongan Venezuela. Ketegangan Amerika Latin meningkat.
Alat pelacak, yang dipasang otoritas narkotika Thailand, menunjukkan bahwa bahan kimia tersebut bergerak ke utara menuju perbatasan Myanmar.
Presiden Argentina Javier Milei menghadapi ujian besar dua tahun setelah menjabat.
Pertemuan Prabowo dan Silva usai KTT BRICS juga menjadi sinyal rencana Indonesia membuka pasar baru di negara-negara Amerika Latin, dengan menjadikan Brasil sebagai pintu gerbangnya.
Xi Jinping kritik hegemonisme global, sindir AS usai jeda perang dagang, dan tegaskan kerja sama Tiongkok dengan Amerika Latin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved