Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Utara melakukan serangkaian uji coba rudal jarak pendek selama delapan hari terakhir. Pyongyang dinilai berupaya mengeksplotasi hubungan Amerika Serikat (AS) dengan Jepang dan Korea Selatan yang mengalami ketegangan.
Peluncuran terbaru sekitar Jumat subuh, yang berlokasi di pantai timur Korea Utara. Itu mencakup penembakan dua proyektil tidak teridentifikasi ke arah laut Jepang.
"Korea Utara mungkin ingin mendorong AS kembali ke meja perundingan dengan semacam usulan terkait pelemahan sanksi," ujar Yoichi Shimada, profesor politik internasional dari Universitas Fukui, Jepang,
Kendati demikian, dia meyakini Presiden AS Donald Trump tidak akan mudah mengabaikan sanksi ekonomi. "Terlepas dari semua komentar positif mengenai pemimpin Korea Utara Kim Jong-un," imbuhnya.
Sebelumnya, Washington berusaha mendorong persatuan antara Korea Selatan dan Jepang yang menjadi sekutu terbesarnya di Asia. Langkah itu mempertimbangkan sikap Korea Utara yang sulit diprediksi, berikut militer Tiongkok yang semakin kuat.
Sekitar awal Juni, para menteri pertahanan AS, Jepang, dan Korea Selatan mengadakan pertemuan gabungan. Namun, sejak saat itu, hubungan Seoul dan Tokyo malah memburuk.
Garren Mulloy, profesor hubungan internasional dari Universitas Daito Bunka, Jepang, berpendapat tindakan Korea Utara merupakan upaya untuk mengeksploitasi kelemahan dalam hubungan AS dengan Jepang dan Korea Selatan.
"Pemimpin Kim berharap lebih banyak masalah, dan menunjukkan posisinya yang dapat bertindak dengan kekebalan hukum," pungkas Mulloy.
Berdasarkan teknologi militer AS, sistem pertahanan rudal yang dimiliki Jepang dan Korea Selatan belum lama ini dikerahkan.
Kalangan pengamat menilai posisi mereka jauh dari kegagalan, dan kemampuan Korea Utara terus berkembang.
"Korut sedang mencari peluang. Korea Utara ingin diperlakukan seperti kekuatan besar, dan oleh kekuatan besar pula," papar Molly. (Theguardian/Tes/I-1)
KOREA Utara menembakkan sepuluh rudal balistik ke Laut Jepang, Sabtu (14/3). Tembakan rudal itu bersamaan saat Amerika Serikat serta Korea Selatan menggelar latihan militer gabungan.
Jalur kereta api Beijing-Pyongyang resmi dibuka kembali mulai Kamis ini. Ini aturan baru tiket dan siapa saja yang diperbolehkan melintas.
Korea Utara sukses melaksanakan uji coba rudal penjelajah strategis dari kapal perusak Choe Hyon. Kim Jong Un instruksikan percepatan pembangunan armada tempur.
Korea Utara mengecam latihan militer gabungan 'Freedom Shield' antara AS dan Korea Selatan. Kim Yo Jong tegaskan kesiapan serangan balasan yang mematikan.
Kim Jong Un nyatakan Korea Utara siap pasok rudal ke Iran dan klaim mampu lenyapkan Israel. Simak detail uji coba kapal perusak baru Choe Hyon dan kemajuan nuklirnya
Benarkah Kim Ju Ae disiapkan menjadi penerus Kim Jong Un? Simak analisis terbaru dari Kongres Partai Korea Utara dan laporan intelijen terkait sosok putri misterius ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved