Kamis 25 Juli 2019, 05:00 WIB

Sri Lanka Umumkan Bebas Visa

(AFP/Tes/X-11) | Internasional
 Sri Lanka Umumkan Bebas Visa

antara
Poster aksi solidaritas untuk korban bom Sri Lanka di Surabaya, Jawa Timur, 22 April 2019.

 

PEMERINTAH Sri Lanka kembali memperkenalkan dan memperluas skema bebas visa bagi wisatawan. Kebijakan itu bagian dari upaya menggenjot sektor pariwisata yang lesu pascateror bom Paskah, beberapa waktu lalu.

Konsesi visa untuk wisatawan dari 39 negara sebelumnya telah ditangguhkan setelah kelompok militan mengebom tiga gereja dan tiga hotel mewah di Kolombo pada 21 April. Peristiwa itu menewaskan 258 orang, termasuk 45 orang wisatawan asing.

"Begitu situasi keamanan membaik, rapat kabinet memutuskan untuk menghidupkan kembali skema bebas visa serta memperluas skema ke tujuh negara," demikian bunyi pernyataan resmi pemerintah Sri Lanka, kemarin.

Sumber pejabat di Kementerian Pariwisata menyatakan, sejumlah pemerintah asing juga telah melonggarkan larangan perjalanan ke Sri Lanka. Di samping itu, terdapat peningkatan jumlah kedatangan turis yang sebelumnya turun tajam akibat teror bom.

Beberapa negara baru kini dimasukkan dalam perluasan skema bebas visa, termasuk Tiongkok dan India. Skema itu sebelumnya memungkinkan wisatawan asal Uni Eropa, Australia, dan Amerika Serikat untuk masuk ke wilayah Sri Lanka tanpa visa.

Pengunjung masih harus mendapatkan visa saat kedatangan, tetapi pemerintah membebaskan biaya US$35 per 1 Agustus. Otoritas Sri Lanka awalnya memperkirakan penurunan jumlah wisatawan asing pascateror sekitar 30%. Akan tetapi, jumlah wisatawan pada Mei 2019 tercatat turun lebih tajam menjadi 37.800 orang jika dibandingkan dengan April 2019 yang mencapai 166.975 orang.

Arus wisatawan perlahan meningkat pada Juni lalu dengan capaian 63 ribu orang. Namun, tetap saja turun drastis jika dibandingkan dengan periode serupa 2018, yakni 146.828 orang. Sepanjang 2018, Sri Lanka menyambut rekor 2,3 juta wisatawan. Negara itu sempat dinobatkan sebagai tujuan wisata dunia periode 2019 oleh Lonely Planet. (AFP/Tes/X-11)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

Pabrik Tempe Pertama RI Resmi Dibangun di Tiongkok

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 20 Januari 2021, 23:01 WIB
Pabrik tempe tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia di Tiongkok yang dikatakan cukup besar untuk mendapatkan...
AFP?GABRIEL BOUYS

Ledakan Guncang Kota Madrid, Dua Orang Tewas

👤Widhoroso 🕔Rabu 20 Januari 2021, 22:31 WIB
Ledakan keras menguncang ibukota Spanyol, Madrid, Rabu (20/1). Dua orang dilaporkan tewas dan beberapa orang lainnya mengalami...
AFP/STR/QATAR OUT

Qatar Dorong Negara di Teluk Arab Mulai Berdialog dengan Iran

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Januari 2021, 22:15 WIB
Qatar siap memfasilitasi pertemuan antara negara-negara di Teluk dan Iran jika...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya