Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menegaskan rencana penarikan pasukan AS dari Afghanistan. Kendati demikian, pihaknya khawatir ketiadaan militer AS menjadi celah bagi pergerak-an teroris.
Dalam sebuah wawancara dengan Fox News pada Senin waktu setempat, Trump mengatakan dampak penarikan 9.000 tentara AS dari Afghanistan, lokasi perang terpanjang AS, ialah negara itu berubah menjadi 'laboratorium teroris'.
"Saya menyebutnya (Afghanistan) sebagai Harvard teroris," pungkas Trump.
Dia mengungkapkan pembicara-annya dengan pejabat militer AS, yang telah diberi tahu mengenai rencana pemindahan pasukan. Kepada Trump, militer AS memperingatkan untuk melanjutkan perlawanan terhadap teroris di Afghanistan ketimbang dari 'Negeri Paman Sam'.
"Tuan, lebih baik menyerang mereka (teroris) di sana (Afghanistan). Kemudian baru serang mereka di tanah kita. Itu hal yang harus Anda pikirkan," tutur Trump menirukan pernyataan seorang jenderal.
Sekalipun merealisasikan pena-rikan pasukan, Trump menekankan pihaknya tetap menugaskan pasukan intelijen yang kuat di Afghanistan. Wawancara dengan Trump direkam akhir pekan lalu sebelum terjadi serangan bom oleh pejuang Taliban di Kabul yang menewaskan 6 orang dan melukai 105 orang.
Utusan perdamaian khusus AS, Zalmay Khalilzad, mengadakan perundingan damai putaran ketujuh dengan Taliban di Qatar. Tujuannya ialah mengakhiri perang dalam 18 tahun terakhir. Perundingan damai menyoroti tuntutan Taliban agar pasukan asing segera pergi, berikut permintaan AS terkait jaminan bahwa Afghanistan tidak akan digunakan sebagai basis untuk serangan teroris di wilayah lain.
Militer AS terjun dalam perang di Afghanistan sebagai respons serang-an 11 September 2001 di New York dan Pentagon. Mereka berupaya menggulingkan gerilyawan Taliban yang menyembunyikan pemimpin Al-Qaeda Osama bin Laden. (Channelnewsasia/Tes/I-1)
KEDUTAAN Besar Amerika Serikat (AS) di Iran mengeluarkan imbauan mendesak kepada seluruh warga negaranya untuk meninggalkan Iran sekarang juga.
IRAN dan Amerika Serikat (AS) membuka jalur perundingan tingkat tinggi melalui mediasi Oman guna meredakan perbedaan mendalam terkait program nuklir Teheran.
PEMERINTAH AS menerbitkan peringatan darurat bagi seluruh warga negaranya yang masih berada di Iran, menjelang dimulai putaran krusial perundingan dengan Teheran di Oman.
Amerika Serikat akan terus dilanda polemik soal berkas mendiang terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein hingga seluruh dokumen terkait dirilis seluruhnya.
IRAN dan Amerika Serikat sepakat melanjutkan negosiasi mengenai program nuklir Iran yang dijadwalkan digelar di Muscat, Oman, pada Jumat (6/2).
Militer AS melakukan serangan mematikan terhadap kapal yang diduga milik kartel narkoba di Pasifik Timur. Operasi "Southern Spear" kini menuai kecaman terkait legalitas hukum.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved